CILEGON – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, secara resmi melepas keberangkatan 242 jamaah haji dan 10 petugas Kloter 54 JKG Kota Cilegon di halaman DPRD Kota Cilegon, Sabtu (24/5/2025). Kloter ini menjadi kloter terakhir dari Kota Cilegon.
Wagub Dimyati berpesan, “Mudah-mudahan jamaah mendapatkan haji yang mabrur dan makbul. Luruskan niat untuk menjadi haji yang mabrur, bukan sekadar jalan-jalan, belanja, atau menghabiskan waktu percuma.” Ia mengingatkan banyaknya godaan selama di Tanah Suci dan menekankan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur. “Jaga lisan dengan dzikir, isi waktu dengan mengaji dan khatamkan Al-Quran, serta tingkatkan iman dan takwa,” tegasnya. Dimyati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, kebersamaan, serta saling tolong-menolong. “Yang di rumah, titipkan kepada Allah SWT. Kami mendoakan Bapak/Ibu kembali sehat tanpa kekurangan apapun,” ucapnya.
Baca Juga:
Amran Sulaiman Murka: 190 Distributor Pupuk ‘Bandel’ Kena Sanksi!
Selain itu, Wagub Dimyati mengajak masyarakat untuk menjaga Kota Cilegon. “Kota Cilegon daerah yang bagus dan sangat potensial karena banyak investasi. Karena Kota Cilegon aman, ramah, dan masyarakatnya baik-baik, banyak investasi,” ujarnya.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, dalam sambutannya menyampaikan doa agar warga Cilegon dijaga keimanan dan kesehatannya, sehingga menjadi haji mabrur dan kembali bersama keluarga dalam kondisi sehat wal afiat. “Selalu berhusnudzon pada Allah SWT, selalu meningkatkan kesabaran dan bersyukur,” pesannya. Robinsar juga berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan fisik dan mental. Kepada petugas, ia berpesan untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin. Ia pun meminta doa agar Kota Cilegon menjadi “kota yang sejuk dan ramah bagi warganya, kota yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur.”
Baca Juga:
HUT Bhayangkara ke-79: Polsek Cikeusal Lawan Stunting!
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Cilegon, Amin Hidayat, melaporkan bahwa Kloter 54 JKG merupakan gabungan jamaah haji dari Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang. “Merupakan kloter terakhir untuk Kota Cilegon,” jelasnya.















