• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Terhenti di Tengah Jalan: Proyek Holyland Karanganyar Tinggalkan Luka di Hati Warga Warung Kecil

Ironi Pembangunan: Antara Ambisi Wisata Religi dan Luka di Hati Pedagang Warung Kecil di Karanganyar

Yustinus Agus by Yustinus Agus
23/09/2025
0
0
SHARES
12
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

KARANG ANYAR – Mimpi tentang sebuah kawasan wisata rohani megah bernama Holyland di Karanganyar kini terancam menjadi kenangan pahit. Proyek yang diharapkan membawa berkah ekonomi bagi warga sekitar, justru berujung pada kesedihan, terutama bagi para pemilik warung kecil yang menggantungkan hidupnya pada denyut nadi pembangunan.

Dari Berkah Jadi Musibah: Ketika Buldoser Berhenti, Rezeki Pun Ikut Merapuh

Sejak awal tahun 2024, Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, berdenyut kencang dengan aktivitas pembangunan Holyland. Ratusan pekerja proyek memadati desa ini, membawa serta harapan dan rezeki bagi warga setempat. Warung-warung kecil di pinggir jalan pun kebanjiranOrderan.

BacaJuga

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Aroma masakan menggoda bercampur dengan obrolan riuh para pekerja, menciptakan suasana ekonomi yang hidup dan menggairahkan.

Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Pada 2 September 2025, Bupati Karanganyar mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 500.16.7/505/2025 yang menghentikan sementara pembangunan Holyland.

Alasan di balik keputusan ini adalah keresahan masyarakat dan keberatan dari fraksi DPRD terkait masalah perizinan.

Seketika, desa yang tadinya ramai berubah menjadi sunyi senyap. Para pekerja proyek menghilang, meninggalkan warung-warung kecil yang kini merana. Omzet penjualan merosot tajam, membuat para pemilik warung harus memutar otak untuk bertahan hidup.

Jeritan Hati Sang Pemilik Warung: “Penghasilan Saya Berkurang 50 Persen!”

Seorang pemilik warung yang enggan disebutkan namanya, dengan nada lirih menceritakan pahitnya kenyataan yang harus dihadapi.

Baca Juga:
Pemerintah Kampung Karya Maju Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 135 Keluarga

“Sejak pembangunan berjalan, saya merasakan dampak positif dari ini,” ungkapnya kepada TribunSolo.com. “Banyak pekerja ke sini memesan makanan, dan ini membuat penghasilan saya meningkat sejak saya berjualan tiga tahun lalu.”

Namun, kini situasinya berbalik 180 derajat. “Dengan diberhentikan proyek itu, pekerja proyek nggak ke sini untuk makan karena tidak bekerja, sehingga penghasilan saya berkurang sekira 50 persen,” keluhnya.

Meski demikian, ia berusaha untuk tetap tegar dan menerima takdir. “Namun apa daya, kalau rezeki, itu semua sudah diatur Allah SWT,” ujarnya dengan pasrah.

Holyland: Antara Mimpi dan Realita, Antara Berkah dan Musibah

Proyek Holyland Karanganyar, yang diinisiasi oleh Yayasan Keluarga Anugerah Surakarta, awalnya diharapkan menjadi ikon wisata religi baru yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah.

Namun, di tengah jalan, proyek ini terganjal masalah perizinan dan penolakan dari sebagian masyarakat.

Kini, proyek tersebut terhenti, meninggalkan pertanyaan besar tentang masa depannya. Akankah Holyland Karanganyar mampu bangkit kembali dan mewujudkan mimpinya? Atau justru akan menjadi monumen bisu tentang sebuah ambisi yang terhenti di tengah jalan?

Yang pasti, di balik semua itu, ada luka yang mendalam di hati para warga warung kecil yang telah merasakan pahitnya kehilangan rezeki. Mereka adalah korban dari sebuah ironi pembangunan, di mana mimpi tentang kemajuan justru berujung pada kesedihan dan kesulitan ekonomi.

Baca Juga:
Bisakah Timnas Indonesia Pecahkan Rekor? Tantangan Berat Hadapi China

Semoga ada solusi terbaik yang dapat ditemukan, agar Holyland Karanganyar dapat dilanjutkan kembali, dan para warga warung kecil dapat kembali tersenyum.

Previous Post

Ribuan Siswa Keracunan Akibat Program Makan Bergizi Gratis

Next Post

Siswa MAN Salatiga Keracunan Makanan Massal: Diduga Akibat Spaghetti Basi dalam Program Makan Bergizi Gratis

Related Posts

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga
Uncategorized

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Perdebatan sengit terkait nasib Jembatan Kereta Api Lembah Anai — sebuah ikon sejarah yang telah diakui sebagai bagian dari...

Read more
Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

24/12/2025
Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

23/12/2025
Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

23/12/2025
Menyusuri Jejak Sejarah di Mercusuar Legendaris Pulau Madura

Menyusuri Jejak Sejarah di Mercusuar Legendaris Pulau Madura

21/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id