• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Terbongkar di Balik Gang Sempit, Kontrakan Ini Jadi Lokasi Oplosan Elpiji

Yustinus Agus by Yustinus Agus
21/12/2025
0
Terbongkar di Balik Gang Sempit, Kontrakan Ini Jadi Lokasi Oplosan Elpiji
0
SHARES
5
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Pada Sabtu malam yang seharusnya tenang di Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, suasana berubah menjadi sibuk dan tegang ketika sirene polisi meraung di salah satu gang sempit kampung itu. Warga yang semula bersantai di depan rumah atau tengah menyiapkan makanan untuk santap malam sontak berhamburan keluar, menyaksikan rombongan aparat berpakaian dinas dan preman memasuki kawasan tersebut dengan penuh kewaspadaan. Pasalnya, informasi yang beredar di lingkungan itu sudah menyebar sejak siang: ada sesuatu yang tidak wajar dan mencurigakan dari sebuah kontrakan di ujung jalan.

Hanya beberapa jam kemudian, publik digemparkan oleh penggerebekan besar-besaran yang dilakukan polisi terhadap sebuah rumah kontrakan yang ternyata telah disulap menjadi lokasi praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi.

Kisah bermula beberapa minggu sebelumnya ketika laporan demi laporan masuk ke meja kepolisian setempat. Warga mulai resah karena aktivitas mencurigakan di salah satu kontrakan — tempat yang selama ini hanya dianggap kosong dan tak pernah menarik perhatian. Berdesakan sepeda motor di luar rumah kontrakan itu pada jam-jam tertentu, suara dengung mesin yang tak biasa, hingga bau gas yang kuat di sekitarnya mulai menimbulkan tanda tanya besar. Beberapa orang yang tinggal berdekatan menyampaikan keprihatinan mereka bahwa sesuatu yang tidak lazim sedang berlangsung. Akhirnya, kepolisian setempat memutuskan untuk memantau situasi tersebut lebih jauh.

BacaJuga

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Puncaknya tiba pada Sabtu malam ketika petugas Polsek Cileungsi bersama unit reskrim mendatangi kontrakan itu. Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati tiga petak kontrakan kosong yang tampak telah dimodifikasi secara ekstrem. Bangunan yang semula sederhana dan tak mencolok itu kini berubah total menjadi tempat aktivitas yang sangat berbahaya sekaligus ilegal: pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram ke dalam tabung ukuran 12 kilogram yang tidak mendapat subsidi.

Tabung 3 kilogram itu — seharusnya diperuntukkan bagi kalangan rumah tangga dengan harga yang lebih murah — ternyata disuntikkan ke tabung berukuran besar yang kemudian dipasarkan secara bebas dengan keuntungan jauh lebih besar.

Sejumlah besar barang bukti yang ditemukan di lokasi membuat semua yang hadir tertegun. Polisi berhasil mengamankan 456 tabung gas berbagai ukuran, termasuk 384 tabung elpiji ukuran tiga kilogram yang diduga kuat baru saja dipindahkan isinya, serta 71 tabung ukuran 12 kilogram yang sudah terisi gas subsidi secara ilegal.

Tidak hanya tabung, puluhan alat suntik gas, timbangan elektronik untuk mengukur berat isi gas, hingga kulkas freezer dan mesin pendingin ditemukan di dalam tiga petak kontrakan tersebut. Suasana di lokasi mendadak seperti gudang produksi skala kecil yang sangat terpadu. Petugas harus berhati-hati dalam menangani semua barang bukti itu karena potensi bahaya ledakan bisa terjadi kapan saja.

Kapolsek Cileungsi saat itu memperlihatkan ketegasan dan keseriusan pihaknya dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang sudah memuncak. Ia menjelaskan bahwa praktik pengoplosan ini merupakan upaya ilegal yang sangat merugikan negara dan masyarakat luas. Gas elpiji bersubsidi semestinya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Namun, karena adanya celah keuntungan ekonomi, oknum-oknum tertentu melakukan tindakan curang dengan memindahkan isi tabung subsidi ke tabung non-subsidi ukuran besar yang bisa dijual dengan harga tinggi di pasaran. Praktik ini tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga berpotensi membahayakan nyawa banyak orang akibat resiko kebocoran atau ledakan gas.

Baca Juga:
Hari Jadi Provinsi Banten

Ketika polisi tiba di lokasi, pelaku ternyata sudah tidak berada di dalam kontrakan. Masing-masing sudah lebih dulu kabur begitu mengetahui adanya gerakan patroli petugas. Meski demikian, jejak aktivitas mereka masih terlihat jelas melalui tumpukan tabung gas yang belum sempat didistribusikan serta peralatan yang masih tersusun di sudut-sudut ruangan.

Bahkan, sebagian tabung elpiji tiga kilogram masih dalam proses penyuntikan, menunjukkan bahwa praktik pengoplosan sedang berlangsung saat polisi datang. Ini menjadi bukti kuat bahwa aktivitas ilegal ini bukan sekadar rumor belaka, tetapi benar-benar telah menjadi bisnis yang cukup terorganisir.

Keberadaan tiga unit kontrakan yang saling berdampingan juga menarik perhatian petugas. Satu unit digunakan sebagai lokasi utama proses pengoplosan, satu unit lainnya digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil pengoplosan, dan satu lagi bahkan difungsikan sebagai tempat pembuatan es batu dengan bantuan lima unit kulkas serta mesin freezer. Keanehan ini membuat petugas harus berpikir keras untuk menelusuri hubungan antara aktivitas pembuatan es dan praktik pengoplosan.

Dugaan sementara adalah bahwa pelaku menggunakan instalasi pengisian gas dan generator dingin sebagai kedok untuk menutupi operasi ilegal mereka — membuat kontrakan itu tampak seperti usaha rumahan biasa agar tidak menarik perhatian terlalu cepat. Semua peralatan itu kini disita sebagai barang bukti untuk memperkuat proses penyelidikan.

Meski para pelaku belum berhasil ditangkap, polisi memastikan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut. Identitas dan jaringan operasi pengoplosan ini tengah diburu secara intensif. Petugas berharap bisa melacak sumber tabung gas subsidi yang menjadi bahan utama praktik ilegal tersebut, serta siapa saja yang terlibat dalam jaringan ini, termasuk kemungkinan adanya pihak yang menjadi pemasok maupun distributor. Upaya ini dianggap penting untuk bisa menuntaskan seluruh rangkaian aktivitas yang merugikan ini — bukan sekadar menangkap pelakunya saja, tetapi juga memutus rantai distribusi ilegal yang mungkin telah berlangsung lama.

Masyarakat sekitar menyambut baik aksi tegas polisi ini. Banyak warga yang sebelumnya merasa khawatir akan keselamatan dan keamanan lingkungan mereka mengaku lega karena praktik berbahaya ini berhasil digagalkan. Mereka berharap pihak berwenang dapat terus melakukan cek dan kontrol secara berkala agar tidak ada lagi lokasi serupa yang digunakan untuk aktivitas ilegal yang membahayakan publik. Ketika warga memberikan informasi sedini mungkin kepada aparat, hal itu menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.

Kasus ini juga menjadi cermin bagi aparat penegak hukum untuk terus menguatkan sinergi dengan masyarakat dalam mengungkap praktik-praktik penyalahgunaan subsidi dan perdagangan ilegal yang merugikan negara. Terlebih di tengah situasi ekonomi yang makin menantang, tindakan curang seperti ini bisa berdampak luas bukan hanya secara ekonomi tetapi juga sosial.

Polisi menegaskan komitmennya untuk terus mendalami kasus ini, tidak hanya dari sisi penangkapan pelaku, tetapi juga melacak asal-muasal barang dan jaringan yang mendukung kegiatan ilegal tersebut. Dengan bukti-bukti yang sudah diamankan, diharapkan proses hukum bisa segera berjalan dan memberikan efek jera kepada para pelaku serta pihak lain yang mencoba mengambil keuntungan dari celah hukum atau distribusi barang bersubsidi.

Baca Juga:
Restorative Justice Akhiri Kasus Pencurian Motor di Way Kanan

Sementara itu, warga kembali menjalani rutinitas seperti biasa setelah hari yang penuh ketegangan itu berlalu. Meski sedikit trauma akibat dekatnya bahaya dari praktik oplosan gas ini, mereka menjadi lebih waspada dan siap melapor ketika melihat sesuatu yang tidak wajar di lingkungan mereka. Keterlibatan masyarakat terbukti sangat penting dalam membantu polisi menindak aktivitas ilegal yang bisa berpotensi besar membahayakan kehidupan banyak orang.

Tags: #cileungsi#elpiji#gas#oplosan
Previous Post

Viral Video Digerebek Anak, Dua ASN Pengawas Sekolah Kehilangan Status Pegawai

Next Post

Gunung Padang Kembali Mengejutkan, Jejak Simbol Kuno Terkuak dari Balik Batu

Related Posts

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Daerah

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

by Yustinus Agus
14/03/2026
0

SERANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 Solidarity Community (SC)...

Read more
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id