SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan di wilayahnya dalam kondisi aman dan terkendali. Hal tersebut disampaikan menyusul meningkatnya perhatian masyarakat terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran. Pemerintah daerah menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat indikasi kelangkaan pangan, baik di pasar tradisional maupun di tingkat distributor.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Faisal, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah instansi terkait untuk menjaga ketersediaan pasokan serta kestabilan harga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi pangan, seperti distribusi, cuaca, dan dinamika pasar nasional.
“Stok pangan Kabupaten Serang aman. Kami berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, DKPP, dan Bulog untuk menjaga pasokan dan harga tetap stabil. Masyarakat cukup berbelanja sesuai kebutuhan,” ujar Faisal dalam keterangannya.
Menurut Faisal, bahan pokok utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, hingga cabai masih tersedia dengan jumlah yang mencukupi. Pemerintah daerah secara rutin memantau kondisi tersebut melalui laporan harian dan mingguan dari dinas terkait, serta hasil pemantauan langsung di lapangan. Pasar-pasar tradisional menjadi salah satu fokus utama pengawasan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tidak melampaui batas kewajaran.
Ia menjelaskan bahwa fluktuasi harga memang kerap terjadi, terutama pada komoditas tertentu yang dipengaruhi oleh musim dan pasokan dari daerah penghasil. Namun demikian, perubahan harga yang terjadi sejauh ini masih dalam batas yang dapat dikendalikan dan tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Pemerintah daerah pun telah menyiapkan sejumlah langkah strategis jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga yang cukup tajam.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penguatan cadangan pangan daerah bekerja sama dengan Bulog. Cadangan ini berfungsi sebagai penyangga apabila terjadi gangguan pasokan atau peningkatan permintaan yang cukup tinggi. Selain itu, operasi pasar murah juga menjadi opsi yang siap digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Operasi pasar merupakan salah satu instrumen yang efektif untuk menekan gejolak harga. Jika diperlukan, kami siap melaksanakannya di beberapa titik yang dianggap rawan,” kata Faisal.
Baca Juga:
Cipadu Memanas: Lurah Pecat 9 Ketua RT, Warga Ngamuk!
Di sisi hulu, peran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dinilai sangat penting dalam menjaga kesinambungan pasokan. Melalui berbagai program pembinaan petani dan peningkatan produktivitas pertanian, pemerintah daerah berupaya memastikan hasil pertanian lokal dapat menopang kebutuhan pangan masyarakat. Program pendampingan, pemantauan masa tanam dan panen, serta pengendalian hama menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Dinas Perdagangan Kabupaten Serang terus melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi dan harga jual di pasaran. Pengawasan tersebut bertujuan untuk mencegah praktik penimbunan barang maupun spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen. Apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah tidak segan untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mengambil tindakan tegas.
Faisal juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas pangan dengan berbelanja secara bijak. Ia menekankan bahwa perilaku belanja berlebihan atau panic buying justru dapat memicu ketidakseimbangan pasokan dan berdampak pada kenaikan harga. Dengan membeli sesuai kebutuhan, masyarakat turut membantu menciptakan kondisi pasar yang sehat dan stabil.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Stok cukup, distribusi berjalan, dan pemerintah terus melakukan pengawasan,” ujarnya.
Selain menjaga ketersediaan dan harga, pemerintah Kabupaten Serang juga berkomitmen memastikan kualitas dan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Pengawasan mutu pangan dilakukan secara berkala untuk menjamin bahan makanan yang dikonsumsi layak, aman, dan sesuai standar kesehatan. Upaya ini sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Ke depan, pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi lintas sektor serta memanfaatkan sistem informasi untuk memantau kondisi stok dan harga pangan secara real time. Data yang akurat dan terkini dinilai sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat sasaran, terutama dalam menghadapi situasi yang berpotensi memengaruhi stabilitas pangan.
Baca Juga:
Bazar Murah Ramadhan Polres Serang Berakhir, Kapolres Harap Berkelanjutan
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah Kabupaten Serang optimistis kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi dengan baik. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan responsif dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.












