JAKARTA – Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 telah tiba! Rabu, 28 Mei 2025 pukul 15.00 WIB,
Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, mengumumkan bahwa dari 860.976 pendaftar (termasuk 364 penyandang disabilitas), hanya 253.421 peserta yang berhasil lolos seleksi. Ini berarti tingkat kelulusan tahun ini mencapai 29,43%, dengan angka yang lebih rendah dari total daya tampung 284.380 kursi. Eduart menjelaskan bahwa beberapa program studi tak memenuhi kuota karena jumlah pendaftar yang minim atau nilai peserta yang belum memenuhi syarat.
Momen ini menjadi penentu bagi ratusan ribu calon mahasiswa. Bagi yang lolos, proses registrasi ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) segera dimulai. Namun, bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan melalui jalur mandiri dan seleksi lainnya. SNBT 2025 tak hanya menjadi seleksi masuk PTN, tetapi juga upaya pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Berikut poin penting dan perubahan SNBT 2025:
1. Pengumuman Hasil: Hasil UTBK SNBT 2025 diumumkan secara resmi di pengumuman-snbt.snpmb.id dan situs mirror PTN pada 28 Mei 2025 pukul 15.00 WIB.
Baca Juga:
Rotasi Jabatan di Polda Banten: Empat Pejabat Penting Berganti Posisi
2. Statistik Peserta: Dari total pendaftar, sekitar 33,22% (83.539 orang) merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan.
3. Perubahan Signifikan:
– Satu Gelombang UTBK: Berbeda dari tahun sebelumnya, UTBK 2025 hanya berlangsung satu gelombang selama 10 hari dengan dua sesi per hari.
– Pilihan Prodi Fleksibel: Peserta dapat memilih hingga empat program studi, termasuk kombinasi program akademik dan vokasi.
– Materi UTBK: Tetap mengacu pada Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi, dan Penalaran Matematika, dengan penyesuaian soal dan mekanisme pemilihan prodi.
Baca Juga:
Sinergi Polri dan Posko Regional Salurkan Logistik Penting bagi Korban Bencana Aceh
– Sertifikat UTBK: Sertifikat dapat diunduh mulai 4 Juni hingga 31 Juli 2025, penting untuk seleksi mandiri dan pendaftaran tahun berikutnya.
















