• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Ratusan Unggas Mati Mendadak, DPKP Gerak Cepat Uji Sampel

Yustinus Agus by Yustinus Agus
21/01/2025
0
0
SHARES
6
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

PANDEGLANG- Ratusan unggas (ayam) di wilayah Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang dilaporkan mati mendadak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menindaklanjuti laporan tersebut dengan menguji sampel unggas yang mati serta melakukan edukasi kepada warga masyarakat setempat.

 

Kepala DPKP Pandeglang Dr. Nasir, SP., MBA., MP mengatakan Tim Kesehatan Hewan Kabaupaten Pandeglang hingga saat ini masih terus melakukan investigasi terhadap sejumlah kasus kematian hewan ternak yang dilaporkan terjadi di Kecamatan Cigeulis.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

 

“Kami mengimbau warga yang memiliki hewan ternak unggas atau ayam sakit maupun mati mendadak untuk tidak panik, namun tetap waspada,” kata Nasir, di Pandeglang Selasa (21/01/2025)

 

Ia menegaskan, kasus kejadian ayam milik warga yang mati mendadak di sejumlah ternak milik warga belum dapat dipastikan penyakit flu burung.

 

“Untuk kepastian apa penyebab kematian ayam kami masih menunggu hasil pemeriksaan uji   yang sudah dikirim ke laboratorium Provinsi Banten,” ungkapnya.

 

Nasir mengimbau kepada warga yang memiliki peliharaan unggas atau ayam di rumah agar tidak panik jika menemukan kasus ayam mati mendadak dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kesehatan hewan, petugas penyuluh lapangan (PPL) atau dapat menghubungi Puskeswan terdekat.

 

Kepala UPT Puskeswan Pandeglang Ade Setiawan menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan banyak kematian ayam milik warga di sejumlah desa di Kecamatan Cigeulis.

 

Ia mengatakan sampai hari ini Tim Puskeswan yang kami turunkan di lapangan masih terus melakukan investigasi untuk menentukan penyebab banyaknya kematian ayam secara mendadak di Pandeglang Selatan tersebut.

 

“Untuk laporan kasus atau konsultasi masalah kesehatan hewan warga bisa memanfaatkan call center Puskeswan Pembantu Cibaliung di nomor 0878-7444-1565 (WhatsApp),” ungkap Ade.

 

Dokter Hewan Penanggungjawab Puskeswan Pembantu Cibaliung drh. Binarta menjelaskan, yang bisa dilakukan pemilik hewan untuk pencegahan penyakit pada unggas atau ayam diantaranya dengan pemberian vaksin kepada hewan yang sehat serta dengan memberikan asupan multi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan atau ayam.

 

Ia menyarankan bila warga memiliki ayam yang terlihat sakit dengan gejala lesu, lemas, diare, serta terjadi penurunan napsu makan, harap ayam sakit diisolasi atau dikandangkan agar tidak menular ke ayam yang sehat.

Baca Juga:
Era Baru Penegakan Hukum Korporasi: Kejaksaan RI Optimalkan DPA

 

“Untuk kandang ayam diharapkan untuk desinfeksi (dibersihkan) menggunakan cairan desinfektan ataupun menggunakan sabun cuci baju atau deterjen,” terang Binarta usai melakukan investigasi laporan kematian ayam di Desa Tarumanegara, Selasa (21/01/2025).

 

Adapun untuk bangkai ayam yang mati agar tidak dibuang ke sembarang tempat, melainkan harus dibakar dan dikubur ditempat yang jauh dari pemukiman.

 

Dia juga mengimbau untuk meminimalisir kontak dengan ayam peliharaan yang terlihat sakit. “Atau setelah kontak dengan ayam yang sakit untuk segera mencuci tangan menggunakan air mengalir memakai sabun,” ujarnya.(Iman)

Ratusan Unggas Mati Mendadak, DPKP Gerak Cepat Uji Sampel

PANDEGLANG- Ratusan unggas (ayam) di wilayah Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang dilaporkan mati mendadak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menindaklanjuti laporan tersebut dengan menguji sampel unggas yang mati serta melakukan edukasi kepada warga masyarakat setempat.

Kepala DPKP Pandeglang Dr. Nasir, SP., MBA., MP mengatakan Tim Kesehatan Hewan Kabaupaten Pandeglang hingga saat ini masih terus melakukan investigasi terhadap sejumlah kasus kematian hewan ternak yang dilaporkan terjadi di Kecamatan Cigeulis.

“Kami mengimbau warga yang memiliki hewan ternak unggas atau ayam sakit maupun mati mendadak untuk tidak panik, namun tetap waspada,” kata Nasir, di Pandeglang Selasa (21/01/2025)

Ia menegaskan, kasus kejadian ayam milik warga yang mati mendadak di sejumlah ternak milik warga belum dapat dipastikan penyakit flu burung.

“Untuk kepastian apa penyebab kematian ayam kami masih menunggu hasil pemeriksaan uji yang sudah dikirim ke laboratorium Provinsi Banten,” ungkapnya.

Nasir mengimbau kepada warga yang memiliki peliharaan unggas atau ayam di rumah agar tidak panik jika menemukan kasus ayam mati mendadak dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kesehatan hewan, petugas penyuluh lapangan (PPL) atau dapat menghubungi Puskeswan terdekat.

Kepala UPT Puskeswan Pandeglang Ade Setiawan menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan banyak kematian ayam milik warga di sejumlah desa di Kecamatan Cigeulis.

Ia mengatakan sampai hari ini Tim Puskeswan yang kami turunkan di lapangan masih terus melakukan investigasi untuk menentukan penyebab banyaknya kematian ayam secara mendadak di Pandeglang Selatan tersebut.

“Untuk laporan kasus atau konsultasi masalah kesehatan hewan warga bisa memanfaatkan call center Puskeswan Pembantu Cibaliung di nomor 0878-7444-1565 (WhatsApp),” ungkap Ade.

Dokter Hewan Penanggungjawab Puskeswan Pembantu Cibaliung drh. Binarta menjelaskan, yang bisa dilakukan pemilik hewan untuk pencegahan penyakit pada unggas atau ayam diantaranya dengan pemberian vaksin kepada hewan yang sehat serta dengan memberikan asupan multi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan atau ayam.

Ia menyarankan bila warga memiliki ayam yang terlihat sakit dengan gejala lesu, lemas, diare, serta terjadi penurunan napsu makan, harap ayam sakit diisolasi atau dikandangkan agar tidak menular ke ayam yang sehat.

“Untuk kandang ayam diharapkan untuk desinfeksi (dibersihkan) menggunakan cairan desinfektan ataupun menggunakan sabun cuci baju atau deterjen,” terang Binarta usai melakukan investigasi laporan kematian ayam di Desa Tarumanegara, Selasa (21/01/2025).

Adapun untuk bangkai ayam yang mati agar tidak dibuang ke sembarang tempat, melainkan harus dibakar dan dikubur ditempat yang jauh dari pemukiman.

Baca Juga:
RSUD di Banten Siap Layani Warga Miskin, Andra Soni: “Kesehatan Hak Segala Bangsa!”

Dia juga mengimbau untuk meminimalisir kontak dengan ayam peliharaan yang terlihat sakit. “Atau setelah kontak dengan ayam yang sakit untuk segera mencuci tangan menggunakan air mengalir memakai sabun,” ujarnya.(Iman)

Previous Post

Negri Agung Berikan Efek Jera Kepada Pelaku Perusakan Gerbang SMUN 01

Next Post

Mengenalkan Produk Lokal, Forum UMKM Pandeglang Kerjasama Dengan Ponpes 

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id