SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak masyarakat untuk beralih ke gaya hidup ramah lingkungan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Ajakan tersebut dimulai dari langkah sederhana, seperti mengurangi penggunaan wadah plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, insya Allah kualitas hidup kita juga akan meningkat,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah yang akrab disapa Ratu Zakiyah saat menghadiri kegiatan Ramadhan Bahagia 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Serang di Masjid Jami At Taqwa, Kampung Pengoreng, Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel, Rabu (25/2/2026).
Dalam kegiatan Ramadhan Bahagia 1447 Hijriah yang mengusung tema “Meneguhkan nilai ketakwaan dan kepedulian sosial sebagai ikhtiar dalam mewujudkan Serang Bahagia”, Pemerintah Kabupaten Serang membagikan tumbler atau botol minum isi ulang kepada masyarakat.
Menurut Ratu Zakiyah, pembagian tumbler tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mengurangi volume sampah plastik di Kabupaten Serang.
“Botol minum ini didesain agar dapat digunakan berulang kali untuk keperluan sehari-hari,” jelasnya.
Pada momentum Ramadan, Ratu Zakiyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai ketakwaan sebagai landasan moral dan kepedulian sosial sebagai langkah nyata dalam membangun harmoni sosial.
Baca Juga:
UMKM Bersinar di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025
“Jika nilai-nilai ini terus kita pegang dan amalkan bersama-sama, insya Allah visi terwujudnya Kabupaten Serang yang bahagia benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan Ramadhan Bahagia 1447 Hijriah ini turut berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Serang. Pada kesempatan tersebut, Bupati Serang menyerahkan bantuan secara simbolis dengan total nilai sebesar Rp44.000.000.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi berbagai kelompok penerima manfaat, di antaranya santunan anak yatim sebanyak lima orang masing-masing Rp250.000 serta paket alat sekolah senilai Rp200.000 per orang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada marbot masjid sebanyak lima orang masing-masing Rp500.000, guru madrasah lima orang masing-masing Rp500.000, guru ngaji lima orang masing-masing Rp500.000, serta jaga kiai lima orang masing-masing Rp700.000.
Selanjutnya, bantuan diberikan kepada pemandi jenazah sebanyak lima orang masing-masing Rp700.000, beasiswa santri sebanyak lima orang masing-masing Rp750.000, beasiswa santri tahfidz lima orang masing-masing Rp1.000.000, beasiswa anak SD/MI lima orang masing-masing Rp650.000, serta beasiswa anak SMP/MTs lima orang masing-masing Rp750.000.
Adapun bantuan untuk sarana keagamaan meliputi bantuan masjid sebesar Rp3.000.000, madrasah Rp2.000.000, majelis taklim Rp1.500.000, musala Rp2.000.000, serta pondok pesantren sebesar Rp3.000.000.
Ratu Zakiyah berharap bantuan yang disalurkan dapat membawa keberkahan dan menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat dalam menjalankan peran dan tugas mulianya di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Polri dan Kementerian Imipas Teken Nota Kesepahaman Tingkatkan Sinergitas
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah III Ida Nuraida, Staf Ahli Bupati Encup Suplikhah, Kepala BPKAD Kabupaten Serang Epi Priatna, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang Benny Yuarsa, Ketua Baznas Kabupaten Serang Badrudin, para alim ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta para santri dan santriwati.












