SERANG – Musibah tak terduga menerjang sebagian wilayah Kabupaten Serang. Angin puting beliung yang disertai hujan deras pada Senin (27/10) sore telah menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga di Kecamatan Kopo dan Jawilan. Namun, di tengah duka, hadir secercah harapan dan uluran tangan kasih dari Pemerintah Kabupaten Serang.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, dengan sigap turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan dan memberikan semangat kepada para korban. Didampingi oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Yadi Priyadi Rochdian, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Aber Nurhadi, Bupati Ratu Zakiyah memulai kunjungannya di Kecamatan Kopo, tepatnya di Desa Cidahu.
Tiba di lokasi, Ratu Zakiyah langsung berinteraksi dengan para warga yang terdampak musibah. Ia menyerahkan secara simbolis 100 paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, terigu, gula pasir, dan minyak goreng.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban yang rumahnya mengalami kerusakan.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Ratu Zakiyah juga memberikan bantuan dana sebesar Rp5 juta kepada TK Azka Cendekia, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah untuk segera memperbaiki kerusakan dan kembali menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.
Selanjutnya, Ratu Zakiyah melanjutkan kunjungannya ke Kecamatan Jawilan, tepatnya di Desa Pasir Buyut. Setibanya di lokasi, ia langsung menyalami satu per satu warga yang sudah menunggu kehadirannya.
Tanpa ragu, Ratu Zakiyah melepas sepatunya dan memasuki rumah-rumah warga untuk melihat langsung kondisi kerusakan yang terjadi.
Sambil mengecek beberapa ruangan yang atapnya jebol dan berlubang, Ratu Zakiyah tak henti-hentinya memberikan semangat dan dukungan kepada para korban. Ia juga membagikan sembako secara simbolis kepada warga sebagai wujud kepedulian dan solidaritas.
“Hari ini saya melihat kondisi di lapangan, ini adalah titik yang kedua. Tadi kami lihat juga kondisi riil di lapangan di Kecamatan Kopo dan ini yang kedua di Kecamatan Jawilan, karena ada informasi bahwa kemarin terjadi angin kencang yang menyebabkan banyak rumah warga yang terdampak,” ujar Ratu Zakiyah dengan nada prihatin di Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan.
Baca Juga:
Awarding Day “Polri untuk Masyarakat”: Rayakan Prestasi dan Sinergi
Menurut Ratu Zakiyah, akibat terjangan angin puting beliung yang merobohkan pohon-pohon besar, ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga berat.
“Ini ada yang kerusakannya ringan, sedang, maupun berat. Jadi saya ke sini untuk memastikan kondisi warga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, tapi tetap kita harus melihat situasi di rumah warga masing-masing, terutama yang kondisinya berat seperti rumahnya Pak Uus ini,” katanya.
Dengan nada lirih, Ratu Zakiyah mengaku sangat prihatin atas kejadian angin puting beliung yang menyebabkan banyak rumah warga terdampak.
“Kita lihat itu sangat memprihatinkan, sampai atapnya terangkat karena tadi kena pohon mahoni yang tumbang menimpa rumah,” ucapnya.
Sebagai langkah cepat tanggap darurat, Ratu Zakiyah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) untuk segera melakukan asesmen terhadap kerusakan yang terjadi dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.
“Mohon doanya semoga tidak ada kejadian lagi, dan setiap kejadian kita ambil hikmahnya. Dan semoga yang diberi musibah diberikan kesabaran, kekuatan, dan kita semua doakan semoga Kabupaten Serang semakin lebih baik,” harapnya.
Bencana hujan deras disertai angin puting beliung terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Angin puting beliung disertai hujan dan petir, kejadiannya jam 15.30 sore kemarin,” kata Kepala Desa Pasir Buyut, Hidayat.
Kepala Dinsos Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, menambahkan bahwa di Desa Cidahu, Kecamatan Kopo, dan Desa Parakan, Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, terdapat lebih dari 100 rumah warga yang terdampak angin puting beliung.
“Kami atas nama Pemkab Serang melalui Dinsos menyiapkan bantuan bahan pokok seperti beras, gula pasir, terigu, dan makanan ringan untuk meringankan beban warga,” ujarnya.
Baca Juga:
Skandal Migas Lampung: Komisaris, Presdir, dan Direktur BUMD Kompak Jadi Tersangka!
Semoga musibah ini dapat segera teratasi dan para korban dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal. Uluran












