• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Purbaya Absen, Upaya Perdamaian Suksesi Keraton Gagal Berujung Teguran

Yustinus Agus by Yustinus Agus
03/12/2025
0
Purbaya Absen, Upaya Perdamaian Suksesi Keraton Gagal Berujung Teguran
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SOLO – Mahamenteri KGPA Tedjowulan angkat bicara tegas terhadap dua pihak yang saat ini berseteru dalam kontestasi suksesi di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat — yaitu Paku Buwono XIV Purbaya dan Paku Buwono XIV Mangkubumi. Lewat sebuah surat peringatan resmi bernomor 18/MM/KSSH/11-2025, dia memperingatkan agar tidak ada pelantikan ataupun pembentukan struktur keraton baru tanpa koordinasi dengannya.

Surat itu diteken pada Senin, 26 November 2025, dan ditujukan melalui perantara resmi kepada Pengageng Parentah Keraton, KGPH Adipati Dipokusumo. Peringatan disampaikan dengan nada serius karena menurut Tedjowulan, tindakan sepihak seperti penobatan Purbaya sebagai PB XIV dan pengukuhan struktur “bebadan” baru melanggar imbauan berkabung serta arahan dari pemerintah pusat.

Dalam surat tersebut tertulis bahwa segala bentuk aktivitas di Keraton — mulai dari pelantikan, rapat, hingga pembentukan organisasi — harus dihentikan sementara dan hanya boleh dilakukan setelah melalui koordinasi langsung dengan Maha Menteri. Tedjowulan menegaskan bahwa langkah sepihak ini dapat berpengaruh negatif terhadap tata kelola dan masa depan Keraton.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Tidak hanya Purbaya, Mangkubumi pun tak luput dari peringatan. Setelah Mangkubumi secara sepihak mengukuhkan diri sebagai PB XIV, Tedjowulan memberikan peringatan lisan, meminta agar tidak ada tindakan lebih lanjut tanpa dialog dan kesepakatan bersama. Peringatan ini disampaikan setelah pertemuan antara Mangkubumi dan sebuah lembaga adat — dan dilanjutkan dengan komitmen bahwa ia akan menghormati masa berkabung 40 hari atas wafatnya pemimpin sebelumnya.

Baca Juga:
Turnamen Panahan MPRO Archery: Ajang Unjuk Gigi Atlet Muda Yogyakarta dan Jawa Tengah

Upaya meredam ketegangan di antara dua pretenden itu sempat dilakukan: Tedjowulan mengundang keduanya untuk duduk bersama dalam pertemuan damai di Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Solo. Agenda utama: membahas suksesi Keraton, menyatukan pandangan, serta mempersiapkan protokol Wilujengan (masa berkabung). Namun yang hadir hanya Mangkubumi; Purbaya memilih absen tanpa penjelasan. Hasilnya: pertemuan gagal mencapai kesepakatan.

Kegagalan ini memicu kekecewaan dari pihak Tedjowulan. Dalam pernyataan resmi, ia menyebut tindakan Purbaya sebagai “tidak kooperatif,” menyesalkan bahwa undangan telah disampaikan dengan benar tapi tak direspons. Sebagai dampaknya, rencana pertemuan ulang bakal dilakukan, dengan harapan kedua pihak bersedia mengambil langkah konstruktif.

Lebih jauh, Tedjowulan menunjukkan bahwa keputusan memberikan peringatan — tertulis maupun lisan — bukan semata karena permasalahan internal keluarga Keraton. Keputusan itu juga berlandaskan regulasi resmi: amanah dari keputusasaan pemerintahan keraton serta instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Dengan demikian, peringatan ini punya pijakan hukum dan administratif, bukan sekadar etika turun-temurun.

Bagaimanapun, dinamika ini bukan hanya soal tajuk dan mahkota — melainkan soal citra dan stabilitas Keraton Surakarta. Konflik internal yang berlarut bisa mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga adat, tradisi, dan nilai sejarah yang diwakilinya. Tedjowulan pun tampaknya berharap bahwa kebesaran hati, kearifan lokal, dan rasa persatuan di antara keluarga besar akan kembali menang — lewat dialog, musyawarah, dan kesepakatan bersama.

Baca Juga:
“Jalur Kematian” di Kampung Tampakaso: Jalan Rusak 25 Tahun, Warga Menangis

Namun sampai sekarang, tanda-tanda itu belum terlihat nyata. Purbaya tetap pada jalurnya, Mangkubumi dengan klaimnya. Tedjowulan terus mengulang seruannya: tunggu keputusan resmi, hargai masa berkabung, hormati aturan, dan jangan bertindak sendiri. Sebuah misteri besar masih membayangi masa depan Keraton Surakarta — apakah kisruh ini akan berakhir dengan damai atau justru menambah jarak di antara dua kubu pewaris mahkota.

Tags: #purbaya#tedjowulan
Previous Post

Dicopot Mendadak, Eks Sekda Cilegon Beberkan Kronologi dan Kejanggalan Prosedur

Next Post

IUP Bermasalah Dicabut, Pemerintah Beri Ruang Lebih untuk Pelaku Usaha Daerah

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id