• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Polemik Sertifikasi Dapur Makan Bergizi Gratis Mencuat: P2G Soroti Keterlambatan dan Potensi Risiko

Sertifikasi HACCP Seharusnya Sejak Awal

Yustinus Agus by Yustinus Agus
04/10/2025
0
Polemik Sertifikasi Dapur Makan Bergizi Gratis Mencuat: P2G Soroti Keterlambatan dan Potensi Risiko
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digadang-gadang sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto, kembali menuai sorotan. Kali ini, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengkritik kebijakan pemerintah yang baru mewajibkan sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) bagi dapur-dapur MBG. Padahal, sertifikasi ini sangat penting untuk memastikan standar gizi dan manajemen risiko dalam penyediaan makanan.

Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, mengungkapkan kekecewaannya atas keterlambatan penerapan syarat sertifikasi ini.

“Seharusnya, syarat sertifikasi ini sudah disiapkan sejak awal oleh Badan Gizi Nasional (BGN), bahkan sebelum program MBG diimplementasikan,” ujarnya kepada wartawan.

Satriwan menilai, adanya syarat sertifikasi yang baru muncul setelah program berjalan berbulan-bulan menunjukkan bahwa BGN belum siap dalam melaksanakan program MBG.

BacaJuga

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

P2G juga menyoroti banyaknya kasus keracunan yang menimpa siswa dan guru setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. Satriwan menyayangkan, standar operasional prosedur (SOP) dan sertifikasi standar gizi manajemen risiko baru disiapkan setelah banyak korban berjatuhan.

“Dari segi perencanaan, ini tentu tidak baik,” tegasnya.

Baca Juga:
Kepala Badan Pangan Dicopot, Amran Sulaiman Kembali ke Panggung Pangan Nasional!

Lebih lanjut, Satriwan mengkritik pemerintah yang menerapkan program MBG secara merata di seluruh sekolah di Indonesia. Menurutnya, program ini seharusnya lebih ditargetkan kepada anak-anak dari keluarga yang kurang mampu.

Ia mencontohkan, ada sekolah-sekolah bonafit yang siswanya berasal dari keluarga berada juga mendapatkan MBG, padahal sekolah tersebut sudah memiliki program makan siang mandiri yang kualitasnya lebih baik.

P2G juga menyarankan agar ahli gizi dilibatkan dalam proses pengecekan makanan MBG sebelum diberikan kepada siswa. Satriwan menekankan, guru tidak memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk menilai apakah makanan tersebut bergizi atau tidak.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI dan BGN telah menyepakati bahwa setiap dapur MBG harus memiliki sertifikat HACCP, sertifikasi halal, dan rekognisi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, langkah ini bertujuan untuk memastikan standar minimum SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) serta mempercepat proses sertifikasi tanpa biaya yang mahal.

Polemik sertifikasi dapur MBG ini menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan program MBG.

Baca Juga:
Rotasi Jabatan di Polda Banten: Empat Pejabat Penting Berganti Posisi

Diharapkan, dengan adanya sertifikasi yang ketat dan pengawasan yang baik, program MBG dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh siswa di Indonesia.

Previous Post

Skandal Bank Jatim: Auditor Ungkap Suap Miliaran, Kepala Cabang Jakarta Terancam Bui!

Next Post

Solidaritas Membara, 50 Anggota PWI Banten Beri Dukungan Pelantikan Pengurus PWI Pusat di Solo

Related Posts

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri
Nasional

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

by Yustinus Agus
25/02/2026
0

SERANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Serang di tingkat nasional. Atas keberhasilannya meraih indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)...

Read more
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional

29/01/2026
Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

02/01/2026
Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

26/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id