SERANG – Polda Banten menggelar talkshow yang membahas Commander Wish Kapolda Banten sebagai pedoman arah kebijakan Polda Banten. Acara ini menekankan pentingnya komitmen moral, integritas, dan pelayanan humanis kepada masyarakat. Talkshow diselenggarakan di Radio Republik Indonesia (RRI) Banten pada Rabu (22/10) dan bertujuan mengedukasi masyarakat tentang program prioritas kepolisian daerah Banten dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan profesional.
Dalam talkshow yang dipandu oleh Digi Pribadi dari RRI Banten, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, menjelaskan bahwa wilayah hukum Polda Banten meliputi 6 Polres dan 96 Polsek dengan luas wilayah 8.208 km² dan jumlah penduduk mencapai 8,78 juta jiwa.
Dengan kekuatan 7.829 personel, Polda Banten baru memenuhi sekitar 52% dari kebutuhan ideal sebanyak 14.828 personel. Rasio personel terhadap jumlah penduduk adalah 1:1.122, masih di bawah standar ideal PBB, yaitu 1:450.
“Untuk mengoptimalkan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang profesional dan humanis, Polda Banten terus berinovasi. Salah satunya melalui Commander Wish Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, sebagai jawaban atas tantangan dan kebutuhan masyarakat akan keamanan dan ketertiban. Dengan tagline “AMAN” – Antisipatif, Modern, Akuntabel, dan Nurani – Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, Empat Komitmen Moral ditanamkan kepada seluruh personel sebagai pedoman dalam bertugas,” ujar AKBP Meryadi.
AKBP Meryadi juga menekankan bahwa setiap tindakan anggota Polri harus dilandasi hati nurani sebagai komitmen moral, sehingga mampu bertindak manusiawi, adil, dan bijaksana.
“Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman dengan tulus. Setiap anggota harus bekerja dengan moralitas, empati, dan integritas tinggi,” tegas Meryadi.
Komitmen moral ini diwujudkan melalui tagline “AMAN” yang menjadi pedoman kerja Polda Banten:
– Adaptif: Menyesuaikan pola pikir dan tindakan sesuai perkembangan zaman.
– Modern: Mengedepankan teknologi dan inovasi dalam pelayanan.
– Akuntabel: Setiap keputusan dan penggunaan anggaran harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga:
PWI Lebak Bagikan Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Keagamaan
– Nurani: Bertindak berdasarkan hati nurani untuk memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Selain tagline AMAN, Kapolda juga menekankan Komitmen Moral berupa empat nilai utama yang wajib dijunjung tinggi seluruh personel Polda Banten:
1. Disiplin – Taat aturan, menuntaskan tugas dengan baik, dan menjadi teladan bagi masyarakat.
2. Keterbukaan – Transparan dalam menyampaikan informasi maupun penggunaan anggaran.
3. Loyalitas – Komitmen dan kesetiaan penuh terhadap organisasi serta kebijakan pimpinan.
4. Ikhlas – Bekerja dengan hati nurani, tulus tanpa pamrih, dan menjadikan pengabdian sebagai ladang ibadah.
Kebijakan ini diintegrasikan dengan program unggulan Kapolda Banten sebelumnya, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, sebagai bentuk keberlanjutan seperti DIMTAQ (Disiplin Iman dan Taqwa), PECAK (Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian), WARBIN (Warung Bhabinkamtibmas), POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran), program Suling, Jumling, dan Minggu Kasih serta Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK) yang memperkuat hubungan dialogis dengan masyarakat.
Meryadi menegaskan, Polri harus senantiasa hadir sebagai solusi atas permasalahan masyarakat dengan mengedepankan transparansi, kedekatan emosional, serta pelayanan yang cepat dan tepat.
“Dengan semangat AMAN serta berlandaskan disiplin, keterbukaan, loyalitas, dan keikhlasan, kami ingin Polda Banten benar-benar menjadi rumah yang menenteramkan bagi masyarakat, sekaligus aparat penegak hukum yang tegas namun tetap humanis,” pungkas Meryadi.
Baca Juga:
100 Hari Kerja Gubernur Banten: Laporan Capaian dan Program Unggulan
Melalui Commander Wish ini, Polda Banten berkomitmen mewujudkan Polri yang profesional, berintegritas, dan senantiasa dekat dengan rakyat.












