• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

PHK Massal di Nestle: CEO Baru Janjikan Kebangkitan, Karyawan Cemas Menanti!

Fokus pada Pertumbuhan, Benahi Pasar China

Yustinus Agus by Yustinus Agus
17/10/2025
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Raksasa makanan dan minuman global, Nestle, membuat gebrakan mengejutkan dengan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 16.000 karyawannya. Langkah drastis ini, setara dengan 5,8 persen dari total 277.000 karyawan Nestle di seluruh dunia, merupakan manuver awal dari CEO baru, Philipp Navratil, dalam upaya efisiensi dan pemulihan kinerja perusahaan yang tengah limbung.

Target Penghematan Dinaikkan, Saham Nestle Langsung Melonjak

Navratil, yang baru menduduki kursi CEO, tak main-main dalam ambisinya. Ia menaikkan target penghematan biaya dari 2,5 miliar franc Swiss menjadi 3 miliar franc Swiss, atau setara dengan Rp 62,5 triliun.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Pengumuman PHK ini sontak membuat saham Nestle melonjak sekitar 8 persen di awal perdagangan, menunjukkan harapan pasar terhadap perubahan yang dijanjikan Navratil.

“Dunia sedang berubah, dan Nestle harus berubah lebih cepat,” tegas Navratil, seperti dikutip dari Reuters, menggambarkan urgensi situasi yang dihadapi perusahaan.

Krisis Manajemen Jadi Latar Belakang PHK Massal

Langkah efisiensi ini muncul di tengah gejolak manajemen yang belum pernah terjadi sebelumnya di Nestle. Navratil menggantikan Laurent Freixe, yang diberhentikan pada September 2025 lalu karena skandal hubungan pribadi dengan bawahan langsung.

Tak lama kemudian, Ketua Dewan Paul Bulcke juga mengundurkan diri lebih awal, digantikan oleh Pablo Isla, mantan pimpinan Inditex.

Selama dua tahun ke depan, Nestle berencana memangkas 12.000 pekerjaan kantoran (white-collar) serta 4.000 posisi tambahan di sektor manufaktur dan rantai pasok.

Ini adalah bagian dari upaya efisiensi besar-besaran untuk memangkas biaya dan meningkatkan profitabilitas.

Baca Juga:
PWI Kabupaten Serang Buka Penjaringan Calon Ketua

Tertekan Kenaikan Biaya dan Utang, Nestle Berupaya Bangkit

Produsen merek-merek ikonik seperti KitKat, Nespresso, dan Maggi ini tengah berjuang membalikkan penurunan penjualan dan menahan tekanan dari investor. Kenaikan biaya produksi, peningkatan utang, serta beban tarif impor Amerika Serikat semakin memperburuk situasi.

Analis Bernstein menilai hasil kuartalan Nestle menjadi “bahan bakar untuk api transformasi,” dan menyebut pemangkasan karyawan sebagai “kejutan signifikan” yang diperlukan untuk memulihkan kinerja perusahaan.

Fokus pada Pertumbuhan, Benahi Pasar China

Nestle mencatat pertumbuhan volume penjualan (real internal growth) sebesar 1,5 persen pada kuartal III 2025, jauh di atas perkiraan analis yang hanya 0,3 persen. Capaian ini memberi ruang bagi Navratil untuk memperkuat strategi barunya.

“Kami membangun budaya dengan pola pikir kinerja, yang tidak menerima kehilangan pangsa pasar dan menghargai kemenangan,” kata Navratil, menekankan pentingnya fokus pada pertumbuhan dan inovasi.

Nestle juga tengah meninjau ulang bisnis air minum, minuman premium, serta vitamin dan suplemen yang dinilai memiliki margin rendah dan pertumbuhan lambat. Selain itu, perusahaan mengakui bahwa mereka terlalu fokus pada perluasan distribusi di China tanpa membangun permintaan konsumen yang kuat.

“Sekarang kami memperbaiki itu dengan memperkuat permintaan konsumen dan membuat distribusi lebih efisien,” ujar CFO Nestle, Anna Manz, mengakui kesalahan strategi sebelumnya.

Dengan langkah PHK massal dan strategi baru yang lebih fokus, Nestle berharap dapat kembali ke jalur pertumbuhan dan mengamankan posisinya sebagai pemimpin pasar makanan dan minuman global.

Baca Juga:
Bandar Lampung Jadi Sorotan: Ambulance Dinas Nunggak Pajak!

Namun, tantangan yang dihadapi Navratil tidaklah mudah, dan hanya waktu yang akan membuktikan apakah langkah-langkah drastis ini akan berhasil menyelamatkan Nestle dari keterpurukan.

Previous Post

Tragedi Makanan Bergizi di SMAN 1 Yogyakarta: Ratusan Siswa Keracunan, BGN Turun Tangan!

Next Post

Satgas TMMD Kodim 0427/Way Kanan Bangun Pos Kamling Idaman di Kampung Sriwijaya

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id