SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, meresmikan Grha Bank Banten, kantor pusat PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk, di Jalan Veteran No. 4, Kota Serang, Selasa (29/7/2025). Peresmian ini bertepatan dengan perayaan HUT Bank Banten ke-9. Gubernur menekankan pentingnya Bank Banten sebagai lembaga keuangan yang adil, inklusif, dan melayani seluruh lapisan masyarakat.
“Keberadaan Bank Banten merupakan wujud cita-cita besar masyarakat dan Pemerintah Provinsi Banten sejak tahun 2000,” ujar Gubernur Andra Soni.
Ia menegaskan bahwa bank daerah bukan sekadar ambisi, melainkan kebutuhan strategis untuk kemandirian fiskal daerah. “Peresmian ini bukan seremoni belaka, tetapi bukti terwujudnya mimpi panjang masyarakat Banten. Bank Banten harus menjadi pilar penting pembiayaan pembangunan agar kita tidak bergantung pada sumber dana dari luar daerah,” tegasnya.
Gubernur berharap Bank Banten inovatif, efisien, terpercaya, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk hingga ke pelosok desa. “Kami berkomitmen terus berinovasi dan bekerja keras agar Bank Banten menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.
Baca Juga:
Kabar Baik untuk Pecinta Bola: TVRI Pastikan Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Bisa Dinikmati Gratis!
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyebut peresmian kantor pusat ini sebagai tonggak penting perjalanan sembilan tahun Bank Banten, yang dirayakan dengan tema “Bangkit Menuju Kinerja Gemilang”. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Banten atas penyertaan modal dan hibah aset, termasuk gedung kantor pusat yang baru.
Tokoh masyarakat Banten, K.H. Embay Mulya Syarif, dalam sambutannya turut menyoroti sejarah panjang perbankan dan perdagangan di Banten. Ia melihat Bank Banten sebagai warisan sekaligus harapan rakyat untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi daerah.
Baca Juga:
Pusat Oleh-Oleh KM 142 Cinangka Resmi Dibuka: UMKM Kabupaten Serang Meroket!
Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng, dan peninjauan fasilitas Grha Bank Banten yang kini menjadi pusat operasional.
















