• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

Yustinus Agus by Yustinus Agus
23/12/2025
0
Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kawasan wisata Gunung Bromo, salah satu ikon pariwisata Jawa Timur yang selalu menarik perhatian wisatawan dalam dan luar negeri, dipastikan akan mengalami penutupan berkala sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) sebagai bentuk komitmen pelestarian ekosistem alam yang sensitif, serta penghormatan terhadap adat istiadat masyarakat Tengger yang memiliki tradisi dan ritual tahunan yang sakral.

Rencana penutupan kawasan wisata tersebut diumumkan pihak BB TNBTS sebagai bagian dari upaya pengelolaan kawasan taman nasional yang berkelanjutan. Kepala Balai Besar TNBTS menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan semata-mata untuk membatasi kunjungan wisatawan, melainkan juga memberi ruang bagi alam untuk pulih dan bagi masyarakat adat melaksanakan tradisi mereka tanpa gangguan aktivitas wisatawan.

Siklus penutupan di kawasan taman nasional ini dirancang meliputi beberapa periode penting sepanjang tahun. Penutupan pertama dijadwalkan pada awal tahun 2026, tepatnya pada 17 Januari pukul 15.00 WIB hingga 18 Januari pukul 23.59 WIB. Penutupan ini berkaitan dengan pelaksanaan ritual Wulan Kapitu, sebuah tradisi tahunan masyarakat adat Tengger yang sangat dihormati di kawasan Gunung Bromo. Selama periode ini, akses ke area inti wisata seperti Kaldera Tengger, termasuk Lautan Pasir dan puncak Pananjakan, ditutup untuk segala aktivitas wisatawan dan kendaraan bermotor, kecuali keperluan darurat atau yang terkait langsung dengan pelaksanaan ritual.

BacaJuga

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Memasuki musim penghujan dan momentum hari raya keagamaan nasional, penutupan berikutnya terjadi pada 18–19 Maret 2026 bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Keputusan menutup sementara area wisata Bromo selama dua hari ini dimaksudkan untuk menghormati perayaan keagamaan tersebut, memberikan kesempatan bagi masyarakat Hindu dan umat lainnya untuk menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat tanpa gangguan lalu lintas wisatawan.

Tak lama setelah itu, kawasan wisata akan kembali ditutup dalam rangka memberikan kesempatan pemulihan ekosistem alami yang kerap mengalami tekanan akibat tingginya volume pengunjung setelah musim libur. Penutupan ini direncanakan dimulai pagi hari tanggal 6 April pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga 12 April pukul 10.00 WIB. Menurut pengelola taman nasional, masa istirahat ekologis ini sangat penting, terutama setelah puncak libur Idul Fitri ketika kunjungan wisata mencapai jumlah tertinggi setiap tahunnya.

Selanjutnya, pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026, kawasan wisata akan kembali ditutup. Penutupan ini berkaitan dengan perayaan Hari Raya Kasada (Yadnya Kasada), salah satu ritual adat terbesar masyarakat Tengger yang melibatkan prosesi ke kawah Gunung Bromo. Selama prosesi ini, masyarakat Tengger mempersembahkan sesaji ke kawah sebagai ungkapan rasa syukur dan doa kepada leluhur mereka. Setelah acara utama, waktu tambahan diberikan untuk pembersihan kawasan dari sampah dan sisa kegiatan yang mungkin ditinggalkan, sehingga kawasan wisata perlu ditutup total selama beberapa hari.

Baca Juga:
Radenmas 2045: Membangun Desa, Menuju Indonesia Emas

Penutupan terakhir dalam kalender 2026 akan dilaksanakan pada 16 Desember pukul 15.00 WIB sampai 17 Desember pukul 23.59 WIB, lagi-lagi bertepatan dengan pembukaan Wulan Kapitu, fase penting lain dari ritual adat masyarakat Tengger yang sudah turun-temurun dilaksanakan. Pada periode ini, seluruh aktivitas wisata di area inti Gunung Bromo akan dihentikan untuk menghormati tradisi yang dianggap sakral oleh komunitas lokal.

Di luar jadwal penutupan utama tersebut, pengelola taman nasional juga mengingatkan wisatawan untuk tetap memperhatikan informasi terbaru terkait kondisi cuaca ekstrem, potensi perayaan adat lain yang dapat memengaruhi akses wisata, serta kebutuhan pemulihan vegetasi alam di kawasan konservasi.

Puluhan ribu wisatawan yang datang setiap tahun membawa serta tantangan bagi pengelolaan kawasan, termasuk meningkatnya jumlah kendaraan yang memasuki wilayah taman nasional. Oleh karena itu, kebijakan penutupan berkala ini menjadi strategi penting untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan kegiatan pariwisata yang berkelanjutan.

Pengumuman jadwal penutupan ini juga dimaksudkan untuk membantu para pelaku wisata, pemandu lokal, operator tur, serta calon pengunjung dalam merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari. Dengan adanya informasi jadwal yang jelas, diharapkan konflik antara rencana liburan wisatawan dan kepentingan pelestarian alam serta pelaksanaan ritual adat dapat dihindari, sehingga Gunung Bromo tetap menjadi destinasi wisata yang ramah, nyaman, dan penuh nilai budaya.

Selain penutupan di kawasan Gunung Bromo, Balai Besar TNBTS juga merencanakan penutupan jalur pendakian di Gunung Semeru hingga Maret 2026, terutama jalur menuju Ranu Kumbolo, untuk alasan keselamatan akibat prediksi cuaca ekstrem pada awal tahun. Kebijakan ini menegaskan pentingnya keselamatan pengunjung sebagai prioritas utama selain perlindungan alam.

Baca Juga:
Skor 0-1: Adhyaksa FC Bungkam Sriwijaya FC di Depan Pendukung Sendiri!

Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2026, kawasan wisata Gunung Bromo akan ditutup total selama 17 hari yang tersebar di beberapa periode strategis. Kebijakan ini bukan sekadar pembatasan akses, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia akan pengalaman wisata dan keharmonisan fungsi ekologis serta nilai-nilai budaya setempat.

Tags: #bromo#ditutup#gunung
Previous Post

Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

Next Post

Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi: Lonjakan Signifikan Menembus Rp 2,56 Juta per Gram

Related Posts

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga
Uncategorized

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Perdebatan sengit terkait nasib Jembatan Kereta Api Lembah Anai — sebuah ikon sejarah yang telah diakui sebagai bagian dari...

Read more
Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

24/12/2025
Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

23/12/2025
Menyusuri Jejak Sejarah di Mercusuar Legendaris Pulau Madura

Menyusuri Jejak Sejarah di Mercusuar Legendaris Pulau Madura

21/12/2025
Macan Dahan, Satwa Langka yang Mengintai di Tengah Hutan Tropis

Macan Dahan, Satwa Langka yang Mengintai di Tengah Hutan Tropis

21/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id