• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Pemprov Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Lewat Paritrana Award 2024

Yustinus Agus by Yustinus Agus
28/11/2025
0
Pemprov Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Lewat Paritrana Award 2024
0
SHARES
5
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SERANG – Acara penganugerahan Paritrana Award Tingkat Provinsi Banten Tahun Penilaian 2024 yang digelar di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, menjadi ruang penting bagi Pemerintah Provinsi Banten dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya melindungi pekerja dari berbagai risiko sosial ekonomi. Dalam forum tersebut, suasana tampak penuh keseriusan sekaligus optimisme, karena program jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya soal angka statistik, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup jutaan pekerja dan keluarganya di seluruh Banten. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, hingga berbagai lembaga swasta berkumpul untuk menunjukkan komitmen bersama bahwa perlindungan pekerja adalah fondasi penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Gubernur Banten, Andra Soni, dalam sambutannya menekankan bahwa perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan harus menjadi gerakan bersama. Saat ini dari total sekitar 5,92 juta pekerja di Banten, baru 2,73 juta atau sekitar 46 persen yang terlindungi oleh program jaminan sosial tersebut. Meskipun angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun, Gubernur menilai perlu langkah agresif, sistematis, dan terukur untuk mendorong cakupan yang lebih luas agar target yang telah ditetapkan dalam RPJMD dapat tercapai.

Pemerintah menargetkan minimal 50 persen kepesertaan dalam waktu dekat, sebelum perlahan didorong menuju target jangka panjang sebesar 65 persen pada tahun 2030. Target tersebut bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi menggambarkan harapan bahwa semakin banyak pekerja, baik formal maupun informal, bisa bekerja tanpa rasa waswas akan risiko kecelakaan, kehilangan pekerjaan, atau berbagai musibah yang bisa terjadi kapan saja.

BacaJuga

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Gubernur juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi di Banten yang ditopang oleh sektor industri, perdagangan, jasa, dan UMKM harus diimbangi dengan sistem perlindungan ketenagakerjaan yang kuat. Menurutnya, pekerja rentan justru harus menjadi prioritas karena mereka seringkali tidak memiliki perlindungan memadai. Nelayan, petani, pedagang kecil, pekerja harian lepas, buruh bangunan, hingga pengemudi ojek daring adalah kelompok yang bekerja di lapangan dengan risiko tinggi tetapi tidak jarang belum terlindungi secara optimal.

Melihat kondisi tersebut, Pemprov Banten bergerak menyusun Rancangan Peraturan Daerah yang secara khusus mengatur Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk wilayah Banten. Regulasi ini diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat sekaligus instrumen yang memastikan bahwa jaminan sosial dapat diakses seluruh lapisan pekerja.

Sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah, Gubernur Andra Soni memaparkan bahwa Pemprov Banten telah memberikan subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pekerja rentan. Sebanyak 3.600 nelayan dan 946 pengemudi ojek daring telah menerima bantuan tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pada kelompok pekerja yang tingkat risikonya cukup tinggi. Tidak hanya berhenti di angka tersebut, pemerintah juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Banten agar ikut melaksanakan program serupa sehingga semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan.

Baca Juga:
Kapolres Serang Gelar Jumat Curhat Bersama Warga Pembuat Pakan Ternak 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, Eko Yuyulianda, menjelaskan makna strategis Paritrana Award. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar seremoni atau kompetisi antarinstansi, tetapi merupakan bentuk apresiasi negara kepada para pihak yang memiliki kontribusi nyata dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini bertujuan untuk mencegah munculnya kemiskinan baru akibat kecelakaan kerja atau kehilangan penghasilan, serta menjaga stabilitas hidup para pekerja. Paritrana Award yang telah berjalan sejak 2017 ini terus berkembang dalam hal cakupan, proses seleksi, dan kualitas peserta.

Pada tahun penilaian 2024, proses seleksi dilakukan secara ketat. Mulai dari verifikasi lapangan terhadap 23 nomine, pemeriksaan dokumen program, hingga wawancara mendalam yang telah berlangsung pada Agustus 2025. Para nomine terbaik dari Provinsi Banten nantinya akan dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2025. Dengan sistem penilaian yang komprehensif, penghargaan ini diharapkan mendorong pemerintah daerah dan sektor swasta agar semakin meningkatkan kualitas implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Salah satu kepala daerah yang hadir, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, menyampaikan perkembangan positif terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya. Ia menuturkan bahwa pihaknya berfokus pada pekerja informal karena kelompok tersebut berada di posisi yang paling rentan ketika terjadi risiko.

Dengan berbagai program sosialisasi dan kolaborasi bersama pelaku usaha, kepesertaan di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan signifikan dari 2,6 juta menjadi 2,8 juta peserta. Penambahan sekitar 200 ribu pekerja yang kini terlindungi dianggap sebagai pencapaian yang patut diapresiasi karena memperlihatkan komitmen nyata pemerintah daerah.

Indikator penilaian Paritrana Award sendiri cukup beragam. Selain menilai kontribusi pemerintah kabupaten/kota, penilaian juga mencakup peran desa dan kelurahan, perusahaan besar, perusahaan menengah, hingga UMKM. Tidak hanya itu, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan serta inisiatif “Sertakan” BPJS Ketenagakerjaan turut menjadi komponen penting dalam penilaian. Melalui keterlibatan multi pihak, program ini diharapkan dapat memberikan dampak luas terhadap kesejahteraan pekerja.

Baca Juga:
611 Pelajar Ikuti Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Serang Tahun 2025

Dengan berlangsungnya acara Paritrana Award ini, Pemprov Banten menegaskan kembali bahwa tujuan besar yang ingin dicapai adalah terwujudnya cakupan semesta jaminan sosial ketenagakerjaan. Universal coverage ini bukan sekadar cita-cita administratif, tetapi merupakan upaya memastikan bahwa seluruh pekerja di Banten dapat bekerja dengan rasa aman, memiliki perlindungan jika musibah terjadi, dan pada akhirnya bisa berkontribusi lebih optimal bagi pembangunan daerah. Pemerintah berharap melalui kolaborasi yang terus diperkuat, visi jaminan sosial yang inklusif dan adil dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan.

Tags: #banten#bpjs
Previous Post

Polres Serang Distribusikan 2.166 Paket Makan Bergizi Gratis ke 13 Sekolah untuk Dukung Pemenuhan Gizi Pelajar

Next Post

5 Anak di Riau Meninggal akibat Flu H1N1, Ahli Ingatkan Gejala dan Pentingnya Deteksi Dini

Related Posts

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Daerah

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

by Yustinus Agus
14/03/2026
0

SERANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 Solidarity Community (SC)...

Read more
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id