• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Pemkot Tangsel Tanggulangi Krisis Sampah dengan Cairan Antibau

Yustinus Agus by Yustinus Agus
14/12/2025
0
Pemkot Tangsel Tanggulangi Krisis Sampah dengan Cairan Antibau
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

TANGERANG SELATAN – Sejak awal Desember 2025, suasana di Kota Tangerang Selatan berubah drastis. Jalan-jalan utama yang biasanya bersih dan tertata rapi kini dipenuhi oleh tumpukan sampah yang menjulang di berbagai titik. Dari kolong flyover Ciputat hingga sepanjang trotoar kawasan Serpong, tumpukan sampah terlihat menyelimuti area publik. Pemandangan ini bukan sekadar visual yang kurang sedap; aroma busuk yang tajam dan menyengat telah menjadi kenyataan sehari-hari bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut. Kondisi ini memicu keresahan publik, mulai dari keluhan warga hingga sorotan dari wakil rakyat, dan menjadi gambaran bahwa persoalan sampah di kota ini telah mencapai titik yang sangat serius.

Masalah yang kini menjadi perhatian besar warga Tangsel bermula dari kondisi yang semakin tidak terkendali di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong. Sejak penutupan sementara TPA untuk keperluan penataan ulang, volume sampah yang biasanya lancar diangkut kini tertahan. Akibatnya, sampah menumpuk di titik-titik strategis, terutama di bawah flyover Ciputat, trotoar sepanjang Jalan Ir. Haji Juanda, dan area dekat Kantor DPRD serta Puskesmas Serpong. Tumpukan sampah terlihat tidak hanya di pusat kota, tetapi juga di pinggir jalan dan area pasar yang padat aktivitas. Warga mulai resah, bukan hanya karena melihat tumpukan sampah di mana-mana, tetapi juga karena dampak langsung yang mereka rasakan dalam keseharian mereka.

Salah seorang warga setempat, yang setiap hari melintasi area flyover Ciputat, menggambarkan suasana yang makin memprihatinkan. “Sampah di bawah flyover itu sudah hampir setinggi pagar trotoar, dan baunya benar-benar membuat sesak napas. Bahkan ketika angin bertiup ke arah permukiman kami, bau itu sampai ke dalam rumah,” katanya. Keluhan semacam ini bukan satu-dua kasus; banyak warga lain yang juga mengeluhkan kondisi serupa di lokasi berbeda. Mereka merasa aktivitas normal seperti berjalan kaki ke sekolah, berbelanja di pasar, atau sekadar berbelanja kebutuhan harian kini terganggu oleh kondisi yang seharusnya tidak terjadi di kota metropolitan seluas Tangsel.

BacaJuga

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Menanggapi kekhawatiran publik yang semakin meluas, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil langkah cepat di tengah krisis ini. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota, Bani Khosyatullah, menjelaskan bahwa sejak beberapa hari terakhir pihaknya melakukan penanganan sementara terhadap tumpukan sampah yang menggunung di berbagai titik kota. Langkah pertama yang dilakukan adalah menutup tumpukan sampah dengan terpal dan secara rutin menyemprotkan cairan antibau yang ramah lingkungan. Tujuannya tidak hanya untuk mengurangi aroma tidak sedap yang menyeruak, tetapi juga untuk menjaga kebersihan area sekitar agar tidak semakin memperburuk kondisi lingkungan.

“Langkah-langkah ini kami lakukan agar dampak bau dapat ditekan. Kami memahami kekhawatiran warga. Ini adalah bagian dari penanganan cepat sambil memastikan bahwa pengangkutan sampah, serta manajemen pengelolaan sampah yang lebih baik segera berjalan optimal kembali,” jelas Bani saat ditemui di lokasi TPA Cipeucang. Penyemprotan dengan cairan ramah lingkungan tersebut dilakukan secara berkala di titik-titik yang mengalami penumpukan parah, khususnya di titik yang berdekatan dengan permukiman warga.

Namun demikian, upaya teknis semacam itu dianggap belum cukup oleh banyak pihak. Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Julham Firdaus, tidak segan mengkritik kinerja pemerintah kota dalam menangani persoalan ini. Menurutnya, fenomena sampah yang menumpuk di berbagai wilayah kota menunjukkan bahwa pemerintah tidak mampu menyelesaikan persoalan secara tuntas. Julham bahkan menyatakan bahwa pemerintah kota perlu mempertimbangkan opsi yang lebih agresif, termasuk menggandeng pihak ketiga atau sektor privat untuk membantu penanganan sampah secara profesional dan cepat.

Baca Juga:
Banten Bangun Rumah untuk Semua: Gubernur Andra Soni Prioritaskan Kaum Marginal!

“Inilah yang disebut ketidakbecusan. Sampai titik ini, mengapa masalah sampah masih terus terjadi dan belum menemukan solusi permanen? Seharusnya dengan teknologi dan sistem yang lebih baik, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efisien,” ujar Julham. Dia juga menekankan pentingnya pemaksimalan fasilitas Material Recovery Facility (MRF) yang berada di bawah pengelolaan Pemkot sebagai salah satu solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah, termasuk pemilahan dan daur ulang sebelum masuk ke landfill.

Kritik semacam ini diperkuat oleh realitas di lapangan. Di sejumlah titik, sampah bukan hanya menumpuk, tetapi mulai menunjukkan tanda-tanda pencemaran lingkungan. Air lindi yang keluar dari tumpukan sampah di beberapa sudut jalan membuat sebagian jalan menjadi licin. Di kawasan TPA Cipeucang sendiri, warga yang tinggal di sekitar lokasi juga mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih karena kualitas air tanah dianggap telah tercemar oleh limbah sampah. Warga terpaksa menggunakan air galon untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk memasak dan mandi, menambah beban pengeluaran keluarga mereka.

Kondisi darurat ini berdampak luas. Aktivitas pedagang di pasar-pasar tradisional juga mulai terpengaruh. Bau yang menyengat membuat pembeli enggan berlama-lama berada di dekat tumpukan sampah, sementara pedagang harus menutup dagangan mereka lebih rapat demi mengurangi dampak bau. Keadaan ini turut mencoreng citra kota yang selama ini dikenal memiliki fasilitas publik yang baik dan lingkungan yang relatif bersih.

Pemerintah kota sendiri memastikan proses penataan di TPA Cipeucang terus berjalan. Penataan tersebut mencakup metode terasering di sebagian area landfill untuk mencegah longsor dan memperbaiki drainase serta pembukaan akses jalan menuju landfill baru. Selain itu, pemerintah juga tengah membebaskan lahan untuk pembangunan fasilitas Material Recovery Facility (MRF), yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah di kota dengan penduduk yang terus bertambah.

“Kami mohon dukungan masyarakat dalam proses ini. Dengan kolaborasi dan kesadaran bersama, persoalan sampah ini bisa diatasi secara bertahap dan berkelanjutan,” ucap Bani. Ia berharap bahwa masyarakat bisa bersabar dan terlibat langsung dalam upaya pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah dari rumah tangga agar volume sampah yang harus diangkut ke TPA dapat dikurangi.

Baca Juga:
Perjalanan Panjang Kabupaten Lebak: Sejarah, Budaya, dan Potensi Besar di Usia ke-197

Kasus ini telah membuka mata banyak pihak bahwa persoalan sampah bukan sekadar persoalan estetika kota, melainkan isu kompleks yang melibatkan pengelolaan lingkungan, keterlibatan masyarakat, dan kebijakan publik yang kuat. Warga Tangsel menunggu langkah konkret terhadap janji perbaikan sistem pengelolaan sampah, sementara pemerintah berupaya keras melakukan penataan untuk mengembalikan kondisi kota seperti semula. Meski begitu, sejumlah kalangan berharap pasca-krisis ini, terdapat evaluasi menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang.

Tags: #Sampah#Tangsel
Previous Post

Gapoktan Ungkap Realita Petani Cilegon yang Bertani di Lahan Bukan Milik Sendiri

Next Post

Indonesia Geser Vietnam, Kokoh di Peringkat Kedua SEA Games 2025

Related Posts

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Daerah

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

by Yustinus Agus
14/03/2026
0

SERANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 Solidarity Community (SC)...

Read more
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id