SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait tumpukan sampah yang menutupi aliran Kali Tirtayasa. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pembersihan sampah dilakukan di wilayah Kecamatan Tirtayasa pada Kamis, 5 Maret 2026.
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas keresahan warga yang khawatir tumpukan sampah di aliran sungai dapat menghambat aliran air serta menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, DLH Kabupaten Serang menerjunkan sejumlah personel kebersihan serta armada mobil truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk di sepanjang aliran kali.
Proses pembersihan dilakukan dengan menyisir titik-titik yang dipenuhi sampah, baik yang tersangkut di aliran sungai maupun yang berada di sekitar bantaran. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah potensi banjir akibat aliran sungai yang tersumbat oleh sampah.
Aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh DLH bersama pihak Kecamatan Tirtayasa tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai langkah cepat pemerintah daerah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang mereka hadapi.
Salah seorang warga Tirtayasa, Wahyu, mengaku bersyukur atas respons cepat pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dari Bupati melalui Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan pembersihan sampah. Semoga kondisi sungai kembali bersih dan aliran air menjadi lancar,” ujar Wahyu.
Apresiasi juga datang dari praktisi hukum sekaligus akademisi yang lahir di Pontang, Cecep Azhar. Ia menilai langkah yang dilakukan pemerintah daerah merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Baca Juga:
Wagub Banten Sebut Penutupan 56 Tambang Ilegal Bukan Prestasi, Tapi Kelalaian
“Saya memberikan apresiasi penuh kepada Dinas Lingkungan Hidup, Pak Camat, Bupati Serang, dan semua pihak terkait yang sudah tanggap menyikapi persoalan sampah di wilayah Tirtayasa, baik di sungai maupun di pinggir jalan. Ini menunjukkan adanya rasa memiliki dan perhatian terhadap kebersihan lingkungan,” kata Cecep.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan. Dengan adanya sinergi tersebut, masyarakat diyakini akan lebih mudah diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan.
“Mudah-mudahan langkah ini bisa menularkan semangat kepada masyarakat yang lain. Ini membuktikan adanya respons yang luar biasa dari pemerintah daerah,” tambahnya.
Cecep juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar aliran sungai dan fasilitas umum. Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan kunci terciptanya kenyamanan, kesehatan, dan keamanan bagi masyarakat.
“Kebersihan adalah kunci kenyamanan dan keamanan. Lingkungan yang bersih dan sehat, khususnya di wilayah Tirtayasa, akan membuat masyarakat hidup lebih tenang,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.
Baca Juga:
Kapolres Serang Galang Donasi Spontan, Terkumpul Rp18 Juta untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera
“Semua sudah tahu bahwa kebersihan sebagian dari iman. Karena itu, mari kita jaga kebersihan lingkungan kita bersama-sama,” tegasnya.












