SERANG – Kolaborasi kemanusiaan ditunjukkan oleh Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara (RSDP) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Kedua instansi tersebut bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa paket sembako, alat-alat kebersihan, serta layanan cek kesehatan gratis bagi warga yang terdampak. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu masyarakat bangkit dari dampak banjir yang mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari.
Sebanyak 200 paket sembako disalurkan kepada warga di sembilan kecamatan yang terdampak banjir. Bantuan tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga pada kebutuhan pascabanjir lainnya, seperti alat kebersihan rumah tangga. Selain bantuan logistik, tim medis dari Dinas Kesehatan dan RSDP turut diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang rentan terhadap gangguan kesehatan akibat banjir.
Direktur RSDP Kabupaten Serang, dr. Rahmat Setiadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama antara RSDP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Menurutnya, banjir tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan dan kondisi sosial warga. Oleh karena itu, diperlukan respons cepat dan nyata agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas.
Pelayanan kesehatan yang diberikan dilakukan selama tiga hari setelah banjir terjadi dan menyasar hampir seluruh titik wilayah yang terdampak. Tim kesehatan mendatangi lokasi-lokasi pemukiman warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan pengobatan ringan, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit pascabanjir. Upaya ini dilakukan mengingat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya bersih dan potensi munculnya penyakit akibat air kotor dan sanitasi yang terganggu.
Dalam pelaksanaannya, petugas menemukan banyak warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Sejumlah rumah terendam banjir sehingga dapur tidak dapat digunakan untuk memasak. Peralatan rumah tangga rusak atau kotor, dan sebagian warga harus membersihkan lumpur yang mengendap di dalam rumah. Kondisi tersebut membuat bantuan sembako dan alat kebersihan menjadi sangat dibutuhkan agar warga tetap dapat memenuhi kebutuhan makan dan membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka.
Melihat situasi tersebut, RSDP dan Dinas Kesehatan membagi tugas dengan menyebarkan petugas ke berbagai titik lokasi. Setiap tim membawa bantuan sembako, perlengkapan kebersihan, serta peralatan medis untuk pemeriksaan kesehatan. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat langsung diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat secara merata.
Baca Juga:
Lahan 2 Hektar Hasilkan 12 Ton, Kapolres Serang Panen Jagung di Cikande
Sembilan kecamatan yang menjadi sasaran bantuan meliputi Kecamatan Cinangka, Padarincang, Gunung Sari, Ciruas, Cikeusal, Bojonegara, Ciomas, Kramatwatu, dan Pontang. Di wilayah-wilayah tersebut, banjir dilaporkan mengganggu aktivitas warga, merusak fasilitas rumah tangga, serta menimbulkan kekhawatiran akan kondisi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Dalam proses penyaluran bantuan, petugas juga berinteraksi langsung dengan warga untuk mendengarkan keluhan dan kebutuhan mereka. Selain pemeriksaan kesehatan, warga diberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun, serta menghindari konsumsi air yang tidak bersih. Edukasi ini diharapkan dapat mencegah munculnya penyakit menular seperti diare, infeksi kulit, dan penyakit saluran pernapasan.
Dr. Rahmat Setiadi mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat berbagi dan membantu masyarakat yang terdampak banjir, meskipun bantuan yang diberikan belum dapat menjangkau seluruh warga. Ia menyadari bahwa keterbatasan jumlah bantuan menjadi tantangan tersendiri, namun pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar bantuan yang tersedia dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.
Respons masyarakat terhadap bantuan tersebut dinilai sangat positif. Banyak warga yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. Bantuan sembako membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara alat kebersihan sangat berguna untuk membersihkan rumah dan lingkungan setelah banjir surut. Layanan kesehatan gratis juga dirasakan manfaatnya, terutama bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan ringan namun terkendala biaya dan akses.
Kolaborasi antara RSDP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang ini menjadi contoh sinergi antarlembaga dalam penanganan bencana. Tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan. Pendekatan terpadu seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan dalam setiap situasi darurat, sehingga masyarakat merasa hadirnya pemerintah dan institusi kesehatan benar-benar memberikan dampak nyata.
Baca Juga:
P.T Awinet Dituding Abaikan Izin di Pamarayan-Modern
Ke depan, diharapkan upaya penanganan pascabanjir tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan darurat, tetapi juga diikuti dengan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Edukasi masyarakat, peningkatan fasilitas kesehatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi hal penting agar dampak bencana dapat diminimalkan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Serang diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.












