• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

“Paris Lumpuh Total!”: Gelombang Protes Terbesar Hantam Prancis, PM Baru Terancam Digulingkan!

Serikat Pekerja Geram: "Kebijakan Pemerintah Brutal dan Tidak Adil, Kami Akan Terus Melawan!"

Yustinus Agus by Yustinus Agus
20/09/2025
0
“Paris Lumpuh Total!”: Gelombang Protes Terbesar Hantam Prancis, PM Baru Terancam Digulingkan!
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Prancis tengah menghadapi gejolak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ratusan ribu warga, mulai dari pekerja hingga pelajar, turun ke jalan dalam demonstrasi besar-besaran untuk menolak rencana pemotongan anggaran pemerintah. Aksi protes yang diperkirakan melibatkan sekitar 800.000 orang ini telah melumpuhkan sejumlah kota dan menguji stabilitas pemerintahan Perdana Menteri baru, Sebastien Lecornu.

Di tengah hiruk pikuk demonstrasi, seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama James, yang tinggal di Kota Toulouse,

Prancis bagian selatan, memberikan kesaksian langsung mengenai situasi yang terjadi. Ia menggambarkan bagaimana jalanan dipadati oleh para demonstran dan sejumlah ruas jalan ditutup untuk kendaraan bermotor.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

“Metro dan trem enggak jalan semua, stasiun ditutup, tapi sudah diumumkan beberapa hari lalu kalau mau ada demo hari Kamis. Diumumin di dalam gerbong sama lewat aplikasi transportasi,” ujarnya, menggambarkan bagaimana pemerintah telah memberikan peringatan kepada warga mengenai potensi gangguan transportasi.

James juga menuturkan bahwa gelombang demonstrasi kali ini terasa lebih besar dan lebih luas dari aksi-aksi sebelumnya.

“Gak ada batasan siapa yang mau demo. Ada pekerja sampai pelajar semuanya ikut, jadi emang rame banget yang sekarang,” tuturnya, menekankan bahwa aksi ini benar-benar melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Brutal” dan “Tidak Adil”: Serikat Pekerja Geram dengan Kebijakan Pemerintah!

Dalam demonstrasi tersebut, berbagai serikat pekerja bersatu suara menuntut agar rencana fiskal warisan pemerintahan sebelumnya dibatalkan.

Mereka juga mendesak peningkatan belanja untuk layanan publik, penerapan pajak yang lebih tinggi bagi kalangan kaya, serta pembatalan kebijakan kontroversial yang memaksa rakyat untuk bekerja lebih lama demi mendapatkan pensiun.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa Kementerian Dalam Negeri Prancis memperkirakan sekitar 800.000 orang akan ikut serta dalam demonstrasi dan pemogokan massal tersebut.

“Para pekerja yang kami wakili marah,” kata serikat pekerja utama Prancis dalam pernyataan bersama, menyebut rencana fiskal pemerintah sebagai kebijakan “brutal” dan “tidak adil”.

Ketua serikat pekerja CGT, Sophie Binet, dengan tegas menyatakan, “Kami akan terus melakukan mobilisasi selama belum ada respons yang memadai. Anggaran akan diputuskan di jalanan.”

Baca Juga:
Lewat Pesantren Ruhhul Qudsi, Lapas Kelas IIB Banjar Siap Cetak Hafiz dan Hafizah Al-Qur’an

Ujian Berat bagi PM Baru: Akankah Lecornu Mengalah pada Tuntutan Rakyat?

Aksi demonstrasi besar-besaran ini menjadi ujian berat bagi Perdana Menteri baru Prancis, Sebastien Lecornu, yang baru saja dilantik setelah parlemen menggulingkan pendahulunya, Francois Bayrou.

Lecornu kini menghadapi dilema yang sulit: menekan defisit anggaran yang tahun lalu hampir dua kali lipat batas 3% Uni Eropa, atau mengakomodasi tuntutan para pekerja yang semakin keras dan tidak kenal kompromi.

Dampak dari pemogokan kerja ini diperkirakan akan terasa luas di berbagai sektor. Serikat FSU-SNUipp memperkirakan bahwa satu dari tiga guru sekolah dasar akan absen. Perusahaan listrik EDF juga mengonfirmasi bahwa sebagian pegawainya ikut melakukan pemogokan.

Jaringan metro Paris serta kereta regional diperkirakan akan mengalami gangguan yang signifikan, meskipun jalur TGV berkecepatan tinggi sebagian besar tetap beroperasi.

Di sektor kesehatan, serikat apoteker USPO menyatakan bahwa 98% apotek akan tutup sebagai bentuk dukungan terhadap aksi protes. Serikat petani Konfederasi Paysanne pun turut menyerukan mobilisasi.

Pemerintah Siagakan 80.000 Aparat Keamanan: Antisipasi Bentrokan dan Sabotase!

Pemerintah Prancis tidak tinggal diam menghadapi gelombang demonstrasi ini. Sebanyak 80.000 polisi dan gendarme disiagakan untuk menjaga ketertiban.

Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau mengatakan kepada BFM TV bahwa unit anti huru-hara, drone, dan kendaraan lapis baja akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi.

“Kami harus mengantisipasi kemungkinan sabotase dan bentrokan sejak dini hari,” ujarnya, mengindikasikan kekhawatiran pemerintah terhadap potensi terjadinya kerusuhan.

Dengan situasi yang semakin memanas, masa depan Prancis berada di persimpangan jalan. Akankah Perdana Menteri Lecornu mampu menemukan solusi yang dapat meredam amarah rakyat dan membawa stabilitas kembali ke negara ini?

Baca Juga:
PGRI Negara Batin Sukses Gelar Konferensi, Pilih Pengurus Baru

Ataukah Prancis akan terus dilanda gelombang demonstrasi yang dapat menggoyahkan fondasi pemerintahan? Waktu yang akan menjawab.

Previous Post

“Lulus Uji Dadakan!”: Menkeu Purbaya Puas dengan Layanan Kring Pajak, Wajib Pajak Makin Mudah Urus Pajak!

Next Post

Geger!”: Kreator Konten TikTok Lecehkan Suku Dayak, Ormas Adat Murka Minta Polisi Bertindak Cepat!

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id