• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Oma dan Opa Antre Kartu Layanan Gratis di Car Free Day demi Hemat Ongkos

Yustinus Agus by Yustinus Agus
14/12/2025
0
Oma dan Opa Antre Kartu Layanan Gratis di Car Free Day demi Hemat Ongkos
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Sejak pagi buta, Bundaran Hotel Indonesia di pusat kota Jakarta sudah dipenuhi oleh gelombang manusia yang berdatangan. Seperti setiap akhir pekan, kawasan ini berubah menjadi “kota kecil” yang hidup, penuh warna, aroma kopi pagi, suara sepeda berderak, dan canda tawa para pejalan kaki. Namun, pada pagi hari itu suasana berbeda. Di antara kerumunan pelari, pesepeda, dan keluarga yang menikmati udara segar, ada sebuah adegan yang menarik perhatian siapa pun yang melintas: antrean panjang warga lanjut usia dengan wajah penuh harap, duduk di kursi lipat, bertopang pada tongkat mereka, atau berdiri menunggu giliran dengan sabar untuk mendapatkan sebuah kartu kecil yang bisa mengubah cara mereka bepergian di kota besar ini.

Rusli, lelaki berusia 72 tahun dengan rambut memutih yang tertata rapi, tampak tertawa kecil sambil menepuk punggung istrinya, Aan, yang berada di sampingnya. Mereka bukan pasangan muda yang datang untuk olahraga seperti kebanyakan pengunjung Car Free Day. Tujuan mereka jauh lebih praktis dan penting: mereka tengah mengantre untuk membuat Kartu Layanan Gratis yang bisa memberi mereka akses perjalanan gratis dengan moda transportasi umum di Jakarta – sebuah fasilitas yang bisa sangat berarti bagi kehidupan mereka sehari-hari.

Sejak awal suaminya mengajaknya datang, Aan merasa sedikit bingung. “Saya enggak begitu paham soal transportasi umum,” ujar perempuan berusia 70 tahun itu sambil tertawa kecil, mencoba mengusir rasa grogi di pagi itu. “Tapi waktu suami saya bilang, ‘yuk datang bikin kartu ini’, saya pikir ini kesempatan bagus untuk kita.” Ia menatap suaminya yang tampak lebih bersemangat, meskipun harus berdiri dalam antrean yang cukup panjang.

BacaJuga

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Suasana di Bundaran HI pagi itu begitu energik, tapi ada nuansa campur aduk antara semangat dan ketegangan kecil. Para lansia yang mengantre membawa berbagai kisah hidup; ada yang ditemani cucu mereka yang memandangi antrean panjang dengan tak sabar, ada pula yang ditemani anak atau saudara, memberikan dukungan moral sambil memastikan dokumen-dokumen seperti KTP dan foto terlihat rapi dalam amplop masing-masing. Menurut informasi resmi yang diumumkan, layanan pendaftaran Kartu Layanan Gratis ini memang dikhususkan bagi warga lanjut usia dan penyandang disabilitas. Usia minimum untuk kategori lansia yang bisa mendaftar adalah 60 tahun ke atas.

Proses pendaftarannya sendiri cukup sederhana, kata Aan saat dijumpai di lokasi. “Kita cuma perlu daftar, bilang ke petugas bahwa ingin mendaftar, bawa KTP dan foto, lalu mereka akan jelaskan alurnya. Setelah itu kita ambil nomor antrean dan tinggal menunggu dipanggil.” Ia tersenyum sambil mengacungkan kartu yang baru saja diterimanya. “Yang penting, cepat dan enggak ribet. Itu yang saya rasakan.”

Baca Juga:
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Bagi banyak lansia lainnya, kartu ini bukan sekadar kartu. Ini adalah solusi atas tantangan mobilitas yang sehari-hari mereka hadapi. Dengan kartu tersebut, mereka berhak menikmati perjalanan gratis menggunakan moda transportasi umum seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Bagi seseorang seperti Rusli, yang sudah tidak selalu sehat untuk mengendarai sepeda motor atau mobil, itu berarti kemandirian dan peluang untuk tetap aktif menjalani hidup di tengah kota yang kian dinamis.

Antrean pagi itu bergerak dengan ritme sendiri. Ada masa-masa ketika barisan hampir tidak bergerak dan keheningan sesaat menyelimuti, hanya dipecahkan oleh sapaan ramah antar-pendaftar. Ada pula momen ketika canda dan cerita ringan mengalir, menghangatkan suasana yang awalnya tampak sunyi. Seorang lelaki tua lain, yang enggan disebut namanya, berkata sambil tertawa kecil, “Ini sih bukan antrean biasa, ini tempat berkumpulnya kami yang mau tetap ‘hidup’ di kota besar ini.” Senyumnya terlihat lebar, meski langkahnya pelan dan wajahnya sedikit letih karena harus menunggu cukup lama.

Momen seperti inilah yang menunjukkan bahwa Car Free Day tidak sekadar menjadi ruang publik untuk berolahraga atau bersantai. Lebih dari itu, ini menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat, terutama mereka yang mungkin mengalami keterbatasan akses ke berbagai fasilitas publik. Pendaftaran kartu itu sendiri dibuka pada pagi hari, bertepatan dengan waktu pelaksanaan Car Free Day, sehingga warga bisa datang dari berbagai penjuru kota tanpa harus merasa tergesa-gesa.

Antrian panjang itu juga memperlihatkan bagaimana layanan publik bisa menjadi lebih inklusif ketika dihadirkan di ruang terbuka yang mudah diakses banyak orang. Program Kartu Layanan Gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi publik — tak hanya bagi warga muda atau pekerja produktif, tetapi juga para lansia dan penyandang disabilitas. Dengan begitu, perjalanan ke pasar, ke fasilitas kesehatan, atau sekadar bertemu sanak keluarga bisa dilakukan tanpa beban biaya transportasi yang seringkali menjadi concern besar bagi orang yang hidup dengan penghasilan terbatas.

Ketika matahari semakin tinggi di atas Bundaran HI, kerumunan mulai mencair. Para pendaftar yang sudah selesai mendapatkan kartunya berangsur pergi, beberapa tampak berjalan santai menikmati sarapan pagi, yang lain duduk di bangku taman sambil bercakap ringan tentang rencana perjalanan mereka dengan kartu baru tersebut. Rusli dan Aan, setelah melewati proses yang cukup lancar dan ramah, berjalan perlahan menuju halte Transjakarta terdekat untuk mencoba moda transportasi yang kini bisa mereka gunakan gratis. Senyum keduanya terlihat puas; ini bukan hanya soal mendapatkan kartu, tetapi meraih rasa kebebasan dan peluang untuk tetap aktif bergerak di tengah kota besar.

Baca Juga:
KPK Beri Peringatan Keras: Tata Kelola Banten Rawan Korupsi, Sektor PBJ Jadi Perhatian Utama!

Dalam perjalanan pulang, Aan sempat berkata bahwa pengalaman pagi itu terasa hangat dan penuh makna. “Bukan hanya karena kita jadi bisa naik bus atau MRT tanpa ongkos. Tapi karena kita merasa dihargai dan diperhatikan,” ujarnya, menutup percakapan kami pagi itu di Bundaran HI yang kini mulai ramai oleh suara pedal sepeda, langkah kaki pengunjung, dan deru transportasi umum yang hilir-mudik di bawah sinar mentari pagi.

Tags: #antre#gratus#jakarta#kartu#lansia#layanan
Previous Post

Duet Aldila-Janice Antar Tenis Putri Indonesia Raih Emas SEA Games

Next Post

IPB Hadirkan Rendang Siap Saji Berumur Simpan Dua Tahun

Related Posts

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Daerah

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

by Yustinus Agus
14/03/2026
0

SERANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 Solidarity Community (SC)...

Read more
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id