TANGERANG SELATAN – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diwarnai aksi protes warga sekitar. Sejumlah warga dari RW 010 hingga RW 016 Kelurahan Benda Baru memblokir akses masuk sekolah dengan memasang spanduk dan menggembok portal utama. Senin, (14/07/2025). Aksi ini menimbulkan kemacetan dan menghambat jalannya kegiatan MPLS.
Spanduk merah yang terpampang jelas bertuliskan “Aksi Damai Warga RW Wong Pitu Kelurahan Benda Baru,” menyatakan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Namun, warga menegaskan bahwa penutupan akses ini bukan untuk mengganggu, melainkan sebagai upaya agar tuntutan mereka didengar.
“Mohon maaf, atas ketidaknyamanan. Jalan & portal kami tutup sementara! Bukan untuk mengganggu, tapi untuk dilihat dan didengar!” demikian bunyi salah satu kalimat di spanduk tersebut.
Baca Juga:
Kolesterol Tinggi? Coba 5 Teh Herbal Ini untuk Jantung yang Lebih Sehat
Tuntutan utama warga adalah terpenuhinya hak pendidikan yang adil bagi anak-anak di lingkungan mereka yang bersekolah di SMAN 3 Tangsel. Mereka merasa ada ketidakadilan dalam akses pendidikan dan berharap pemerintah daerah segera merespon keluhan mereka.
Kejadian ini menyebabkan sejumlah siswa dan orang tua terlambat datang ke sekolah. Suasana tegang sempat mewarnai lokasi protes, namun situasi berhasil dikendalikan berkat kehadiran aparat keamanan setempat yang berjaga.
Baca Juga:
Galian C Ilegal di Lebak Merajalela! Lingkungan Rusak, Aparat Bungkam?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SMA Negeri 3 Tangsel maupun Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan terkait aksi protes tersebut. Warga tetap bertahan di lokasi hingga tuntutan mereka dipenuhi. Perkembangan situasi akan terus kami pantau dan informasikan.
















