SUKABUMI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan. Kali ini, menu “tahu bulat” yang disajikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Palabuhanratu menuai beragam reaksi. Menu MBG yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 99 Patuguran Yayasan Generasi Kabupaten Sukabumi ini terdiri dari nasi putih, bistik rolade, dua buah tahu bulat, salad kol-wortel dengan mayonais, dan dua buah agar-agar jelly coco.
Foto menu tersebut yang beredar luas di media sosial memicu perdebatan. Sebagian pihak mempertanyakan kandungan gizi dari tahu bulat sebagai bagian dari program makan bergizi.
Namun, Kepala Dapur SPPG 99 Patuguran, Pajar Nugraha, membela diri dengan menyatakan bahwa menu tersebut telah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.
“Menurut saya sendiri dan ahli gizi, menu ini sudah sesuai. Ini kan program makan bergizi gratis, yang berarti kadar gizi yang ditentukan, bukan makanan mewah,” ujar Pajar.
Baca Juga:
Bank Jatim Resmi Jadi Pemegang Saham Bank Banten, Harga Saham BEKS Naik
Ia menjelaskan bahwa setiap porsi MBG dialokasikan anggaran Rp10 ribu untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA, dan Rp8 ribu untuk PAUD hingga kelas 3 SD. Pada hari itu, pihaknya memproduksi 3.725 porsi untuk 10 sekolah, yang terdiri dari 6 SD, 2 TK, 1 PAUD, dan 1 SMP.
Pajar juga menekankan bahwa pihaknya telah mengantongi sertifikat kelayakan makanan standar SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) dan selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jika ada kejadian, akan ditelusuri apakah dari dapur, distribusi, atau faktor lain. Jika terbukti dari dapur, saya yang bertanggung jawab sebagai kepala sekaligus ahli gizi,” tegasnya.
Kontroversi menu tahu bulat ini membuka diskusi yang lebih luas mengenai efektivitas dan kualitas program MBG. Apakah anggaran yang dialokasikan sudah mencukupi untuk menyediakan menu yang benar-benar bergizi dan bervariasi? Bagaimana pengawasan terhadap kualitas makanan dan distribusinya?
Baca Juga:
Personel Polsek Ciruas Evakuasi Pohon Tumbang
Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab untuk memastikan bahwa program MBG benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Sukabumi.
















