SERANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Harjatani, menuai respons positif yang luar biasa dari para penerima manfaat. Bertempat di Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Senin, 27 Oktober 2025, program ini menunjukkan dampak signifikan dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah.
Menu makanan dalam program MBG yang didistribusikan kepada anak-anak sekolah terlihat habis tak bersisa. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa hidangan yang disiapkan tidak hanya memenuhi standar gizi yang ditetapkan, tetapi juga berhasil memikat selera anak-anak.
Pemandangan yang menggembirakan ini terekam saat petugas SPPG Harjatani mengumpulkan kembali wadah makanan dari para pelajar di berbagai sekolah. Hampir semua wadah makanan yang dikembalikan dalam kondisi kosong, menandakan bahwa program ini sangat efektif.
Fakta ini menjadi tolok ukur penting dalam menilai keberhasilan program MBG. Bantuan gizi yang diberikan terserap maksimal dan dinikmati sepenuhnya oleh anak-anak, sehingga tujuan pemenuhan gizi harian dapat tercapai secara efektif.
Baca Juga:
HUT ke-499 Kabupaten Serang: SMSI Siap Jadi Garda Terdepan Informasi dan Mitra Pembangunan
Keberhasilan di lapangan ini turut disaksikan oleh Anggota Penerangan Kodim (Pendim) 0602/Serang, Sertu Andin Rahmat H, yang sedang bersilaturahmi ke lokasi SPPG Harjatani.
Sertu Andin secara langsung mengamati wadah makanan yang kembali kosong dan menegaskan bahwa menu yang disajikan sangat disukai oleh para pelajar. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada SPPG Harjatani dan seluruh relawan atas kerja keras mereka dalam menyiapkan menu berkualitas dan higienis yang diterima dengan baik oleh anak-anak sekolah.
Keberhasilan program MBG ini menjadi modal berharga dalam menciptakan generasi yang tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga:
Evakuasi Warga Barengkok: Bukti Negara Hadir Lindungi Masyarakat
Dengan fondasi gizi yang kuat, diharapkan anak-anak Indonesia dapat meraih potensi maksimal mereka dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (*/David Nababan)
















