SERANG – Masa depan Banten ada di tangan generasi penerus! Dengan semangat membara, Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia sekolah, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Banten. Baginya, pengembangan anak usia sekolah memerlukan pendekatan berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan riil di lapangan.
Komitmen tersebut diungkapkan Tinawati saat menerima kunjungan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Tinawati menekankan bahwa dirinya ingin menjadi bagian aktif dalam setiap proses penguatan pendidikan anak-anak, bukan hanya sekadar hadir secara simbolis dalam kegiatan seremonial. Ia menilai, pengembangan anak usia sekolah perlu pendekatan yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan riil di lapangan.
“Saya ingin benar-benar terlibat, mengenal lebih dalam dinamika, dan tantangan di lapangan,” ujar Tinawati dengan penuh semangat.
Sebagai Bunda PAUD, Tinawati juga berperan aktif memfasilitasi segala bentuk kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan pembentukan karakter anak usia dini sebagai pondasi masa depan bangsa.
“Kami akan kolaborasikan dan sinergikan kegiatan antara TP PKK, Pokja Bunda PAUD, dan para kader Posyandu yang selama ini menangani 6 Standar Pelayanan Minimal, salah satunya adalah pendidikan dan kesehatan anak usia sekolah. Ini menjadi titik poin penting untuk kegiatan-kegiatan ke depan, khususnya menyangkut pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak,” jelasnya.
Baca Juga:
Rule of Law Index 2025: Indonesia Tertinggal Jauh dari Negara Tetangga, Sistem Hukum Bobrok?
Tak hanya itu, Tinawati juga membuka ruang kolaborasi selebar-lebarnya kepada seluruh pihak, termasuk IGTKI serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini di Banten. Ia menyatakan kesiapannya sebagai mitra kerja yang aktif menyusun dan menjalankan program bersama.
“Kita perlu kerja keras bersama-sama untuk menguatkan kualitas guru, kurikulum, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tambahnya.
Ketua IGTKI Provinsi Banten, Ilfah, menyambut positif komitmen tersebut. Ia mengapresiasi perhatian dan kesediaan Bunda PAUD untuk turun langsung dan menyerap aspirasi dari para guru TK.
“Dukungan dari Ibu Tinawati menjadi semangat baru bagi kami. Beliau bahkan menyatakan akan turun langsung ke kabupaten/kota untuk melihat kondisi riil satuan pendidikan anak usia dini di lapangan. Ini luar biasa,” ungkap Ilfah dengan antusias.
Ilfah menambahkan, IGTKI Provinsi Banten secara rutin menggelar pertemuan dua bulanan dengan seluruh perwakilan kabupaten/kota untuk membahas evaluasi dan pengembangan program.
Dalam waktu dekat, organisasi ini juga berencana menyelaraskan program-programnya dengan visi TP PKK dan Pokja Bunda PAUD Provinsi Banten dalam mewujudkan pendidikan anak usia sekolah yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Banten.
Baca Juga:
Terbongkar di Balik Gang Sempit, Kontrakan Ini Jadi Lokasi Oplosan Elpiji
“Kami yakin dengan sinergitas ini dapat memperkuat upaya pembinaan karakter dan tumbuh kembang anak sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tutup Ilfah.
















