JAKARTA – Polemik seputar riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menghangat. Pegiat media sosial, Bachrum Achmadi, bahkan menyuarakan pemecatan seluruh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang menjabat saat ini.
Desakan ini muncul sebagai buntut dari keputusan kontroversial KPU yang sempat membatalkan Keputusan KPU RI Nomor 731 Tahun 2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan.
Meskipun aturan tersebut telah dibatalkan, sorotan tajam terhadap KPU tak kunjung mereda. Keputusan KPU yang hanya berumur beberapa hari itu ditengarai dibuat untuk melindungi atau menyembunyikan informasi terkait riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka, yang belakangan diragukan oleh sejumlah pihak.
Bachrum Achmadi melalui akun media sosialnya pada Jumat (19/9) menyatakan bahwa KPU telah menipu seluruh rakyat Indonesia jika sengaja ingin menyembunyikan riwayat pendidikan Gibran.
Baca Juga:
Nantikan Kereta Api di Pandeglang! Penertiban Lahan Jalur Rangkasbitung Dimulai, Impian Terwujud di 2029
“Bila anggota KPU sengaja ingin menyembunyikan riwayat pendidikan Gibran, ini namanya sdh menipu seluruh rakyat Indonesia,” tulisnya.
Oleh karena itu, Bachrum menilai bahwa sudah sepantasnya para anggota KPU RI dipecat dari jabatannya. “Mk dr itu semua anggota KPU yg msh aktif sejak pilpres 2024 hrs dipecat semua! 😬 😬 😬 ,” imbuhnya dengan nada geram.
Tak hanya itu, Bachrum juga menyinggung anggapan sebagian kalangan yang menyebut Gibran sebagai wapres terbaik dalam sejarah Indonesia.
Baca Juga:
Kapolri Hadiri Launching Bhayangkara Presisi Lampung FC
“Ada yg bilang dia wapres terbaik dlm sejarah Indonesia, pdhl bisa nyapres krn bantuan paman via MK. Dah gitu kapasitasnya hanya blusukan doang n bagi2 susu, kosmetik, bansos,” sindirnya dalam unggahan lain.
















