SERANG – Gelombang perubahan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan kini tengah bergulir dari desa. Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita telah memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran, termasuk Babinsa Kodim 0602/Serang, untuk membantu mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Instruksi ini disampaikan dalam rapat virtual yang berlangsung di Aula Sultan Ageng Tirtayasa Makodim 0602/Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Senin (13/10/2025).
Rapat tersebut membahas tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) dengan TNI, yang menjadi landasan sinergi strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa.
Mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto, Pasiter Kodim 0602/Serang Mayor Cke Dandi Irwansyah menyampaikan bahwa sinergi ini bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan sebuah “ibadah sosial” yang bertujuan untuk memajukan bangsa dan negara, serta mewariskan fondasi ekonomi yang kuat bagi generasi mendatang.
“Kami siap mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada untuk mendukung program Koperasi Merah Putih ini,” tegas Mayor Dandi, menunjukkan komitmen penuh dari Kodim 0602/Serang.
Dalam rapat virtual tersebut, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi oleh Sdr Elvis selaku perwakilan PT APN, perwakilan kementerian terkait, serta seluruh Kodam di jajaran Angkatan Darat.
Sementara itu, di aula Kodim 0602/Serang, hadir pula Letkol Inf Eko Asmani (Pabung Kodim 0602/Serang), Mayor Cke Dandi Irwansyah, dan perwakilan Babinsa jajaran Koramil di wilayah Kodim 0602/Serang.
“Kerja sama ini adalah tonggak sejarah dalam upaya membangkitkan ekonomi kerakyatan dari desa,” ujar Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, memberikan semangat kepada seluruh peserta rapat.
Beliau menambahkan bahwa Markas Besar TNI dan Agrinas Pangan Nusantara berkomitmen untuk merealisasikan Koperasi Desa Merah Putih secepatnya agar dapat beroperasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Jenderal Tandyo Budi Revita menekankan bahwa program ini akan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Baca Juga:
Kejutan Prabowo di Groundbreaking Proyek Baterai: Sapa Tomy Winata
Kerja sama strategis antara TNI dan PT APN mencakup berbagai kegiatan penting, mulai dari survei dan validasi lokasi pembangunan, sosialisasi percepatan pembangunan, konstruksi bangunan, hingga mobilisasi masyarakat.
Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama antara beberapa kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, dan Kementerian Koperasi. TNI siap memberikan dukungan penuh untuk kesuksesan program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.
Sementara itu, Elvis dari PT APN menjelaskan bahwa KDKMP merupakan program strategis nasional yang selaras dengan Asta Cita Kedua dan Keenam.
Program ini bertujuan untuk mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan dan memperkuat pemerataan ekonomi berbasis desa.
“KDKMP merupakan program strategis nasional yang mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Kedua, serta memperkuat pemerataan ekonomi melalui pembangunan berbasis desa sesuai Asta Cita Keenam, guna membentuk fondasi ekonomi nasional yang mandiri dan kokoh dari lapisan masyarakat paling dasar,” kata Elvis.
Implementasi KDKMP juga merupakan bagian integral dari agenda pembangunan nasional, sesuai dengan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025.
PKS antara PT APN dan TNI mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari survei lokasi, sosialisasi, bantuan pembangunan gudang dan gerai, mobilisasi masyarakat, hingga pengawasan, evaluasi, distribusi logistik, pengamanan, dan pertukaran informasi.
PT APN akan berkolaborasi dengan TNI dalam penyusunan rencana teknis, penetapan lokasi definitif, dukungan personel dan aset untuk survei, validasi, serta sosialisasi.
Dalam aspek konstruksi, TNI akan memberikan dukungan personel dan aset melalui konsep Karya Bakti atau dukungan non-komersial, termasuk mobilisasi masyarakat untuk persiapan mandor, tukang, dan supplier bahan bangunan.
Total seluruh personel yang dilibatkan mencakup 80.562 personel teknis dari TNI yang menjadi BKO APN, serta 160.552 personel satgas TNI untuk pengawalan, pengamanan, dan pendampingan sosial, sehingga total gabungan mencapai 241.114 personel.
Baca Juga:
Provinsi Banten Luncurkan Program Tabungan Pajak Kendaraan Bermotor (TPKB)
Dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, Babinsa Kodim 0602/Serang siap menjadi motor penggerak Koperasi Merah Putih, mewujudkan kemandirian ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat.












