SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk berkolaborasi dalam menuntaskan 10 program prioritas 100 hari kerja kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, periode 2025-2030. Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah dalam Rapat Perdana bersama Forkopimda di Pendopo Bupati pada Senin, 16 Juni 2025, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
“Saya merasa bersyukur dan berbahagia bersama Bapak dan Ibu yang telah banyak berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Serang yang kita cintai ini,” sambut Ratu Zakiyah mengawali arahannya.
Ia berharap rapat ini dapat menghasilkan masukan berharga untuk menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat yang aman dan bahagia di Kabupaten Serang.
Ratu Zakiyah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Forkopimda dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Serang, khususnya selama Pilkada dan PSU lalu. ”Terutama selama pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemungutan suara ulang (PSU) yang lalu, patut kita acungi jempol. Ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas daerah,” tegasnya.
Baca Juga:
Prestasi Gemilang MAN 1 Gresik: 80 Siswa Lolos SNBT 2025!
Lebih lanjut, Ratu Zakiyah mengingatkan kembali visi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Najib Hamas untuk lima tahun ke depan: terwujudnya Kabupaten Serang yang bahagia. ”Visi ini mencerminkan harapan kami akan Kabupaten Serang yang rakyatnya sejahtera dan sukses pembangunannya, serta menjadi daerah hunian yang aman, nyaman, dan sehat. Kami sangat berharap Bapak/Ibu sekalian, Tim Forkopimda Kabupaten Serang, dapat memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan visi ini,” ajaknya.
Program 100 hari kerja yang membutuhkan dukungan penuh Forkopimda meliputi: konsolidasi dan penataan ASN untuk pencapaian visi-misi 2025-2030; kepastian pembayaran TPP ASN, Siltap Perangkat Desa, dan BHPRD tepat waktu tanpa pungli; penganggaran insentif guru madrasah dan guru ngaji yang tepat sasaran; peningkatan insentif RT/RW, perangkat desa, dan reward kader posyandu (termasuk penerbitan Surat Edaran Bupati terkait kader posyandu); kelanjutan pembangunan Masjid Terapung di Kecamatan Cinangka, termasuk kajian kebijakan lanjutan dan pembentukan tim percepatan pembangunannya sebagai destinasi wisata religi; program beasiswa bagi anak berprestasi, penghafal Quran, yatim piatu, dan tidak mampu; peningkatan bantuan usaha ekonomi produktif bagi masyarakat miskin dan rentan; penyusunan strategi terkait swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden; kebijakan “Kabupaten Serang Bebas Sampah” (rumah tangga, desa, pasar, dan fasum) dengan strategi pengolahan sampah terpadu nol residu; dan pembentukan Satgas Pungutan Liar (yang telah dideklarasikan di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin).
Ratu Zakiyah optimistis, dengan pengalaman dan kapasitas Forkopimda, solusi terbaik dan langkah konkret dapat dirumuskan untuk setiap permasalahan. “Mari kita manfaatkan forum ini sebagai sarana untuk bertukar informasi, menyamakan persepsi, dan menyatukan langkah demi kemajuan Kabupaten Serang yang kita cintai ini,” tutupnya.
Baca Juga:
RI Impor 200 Ribu Sapi Bunting untuk Perkuat Industri Susu Nasional
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, unsur Forkopimda, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Rudy Suhartanto, para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.
















