• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Maret 23, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Kesalahan Bendera Indonesia Saat Pembukaan SEA Games 2025 Jadi Sorotan

Yustinus Agus by Yustinus Agus
10/12/2025
0
Kesalahan Bendera Indonesia Saat Pembukaan SEA Games 2025 Jadi Sorotan
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Upacara pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Thailand, pada Selasa malam yang digelar dengan megah nan memukau lengkap dengan tarian tradisional, pertunjukan grafis LED, serta lighting dramatis seketika tercoreng oleh sebuah kesalahan teknis yang cukup memalukan. Momen bersejarah itu seharusnya menjadi panggung kebanggaan bagi seluruh kontingen, termasuk Kontingen Indonesia, namun sorakan bangga berubah cemas ketika bendera yang tampil bukan Merah Putih, melainkan bendera Singapura.

Kesalahan penampilan bendera ini terjadi tepat di saat negara‑negara diperkenalkan secara resmi. Ketika nama Indonesia disebut, gambar bendera yang muncul adalah milik Singapura. Bukan hal sepele, karena bendera adalah salah satu simbol nasional yang paling sakral, kesalahan semacam itu bisa menimbulkan sensasi dan kegelisahan di antara publik serta para atlet.

Kejadian itu bukan satu‑satunya insiden visual yang menuai kritik dalam SEA Games 2025. Sebelumnya, saat jadwal pertandingan dirilis di situs resmi, beberapa bendera negara ikut tertukar: bendera Laos muncul untuk Indonesia, sementara bendera Thailand dipakai untuk negara lain. Kesalahan visual ini mengundang pertanyaan tentang profesionalisme dan ketelitian panitia penyelenggara.

BacaJuga

ORADO Jawa Barat Dorong Domino sebagai Olahraga Intelektual dan Berprestasi

Pengamanan Ketat Warnai Laga Dewa United Banten FC Kontra Persis Solo

Tak hanya dari sisi bendera, kesalahan teknis juga tampak pada pembacaan jumlah medali. Informasi yang muncul di monitor saat pembukaan menyebutkan angka 547 medali diperebutkan, padahal jumlah sebenarnya adalah 574. Angka yang terpotong itu memperlihatkan bahwa ketelitian visual dan data tidak tertangani dengan baik.

Bagi sebagian orang, kekeliruan seperti ini tak lebih dari kesalahan manusia wajar dalam acara besar. Tapi di mata banyak orang, simbol seperti bendera dan data resmi bukanlah hal yang bisa dianggap enteng, apalagi di ajang internasional yang menyatukan banyak pihak. Kesalahan semacam ini bisa dinilai sebagai kurangnya persiapan atau pengawasan panitia, dan dengan cepat memunculkan kritik atas profesionalisme penyelenggara.

Baca Juga:
Vanesia “Queen” Pramudito Mewakili SMP Mardi Yuana di Pemilihan Duta Anak Serang 2025

Bagi atlet dan masyarakat Indonesia yang melihat langsung kesalahan itu, perasaan mereka campur aduk: ada rasa kecewa, malu, dan khawatir, khawatir bahwa insiden kecil bisa berdampak besar terhadap kebanggaan nasional, gangguan mental atlet, atau bahkan reputasi Indonesia di mata regional.

Sementara itu, bagi penyelenggara, insiden ini sungguh memalukan. Upacara pembukaan adalah wajah resmi SEA Games, pencerminan semangat persahabatan, sportivitas, dan kehormatan. Ketika elemen sesederhana bendera pun bisa salah, kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan bisa goyah.

Kejadian ini mengingatkan bahwa dalam event sebesar ini, detail kecil, warna bendera, tampilan grafis, data resmi, sangat krusial. Tidak hanya untuk estetika, tapi untuk menghormati peserta, bangsa, dan pesaing. Kesalahan visual bisa mengaburkan makna dari sportivitas dan kebersamaan yang seharusnya diusung.

Meski demikian, manusia bisa saja lengah dan kita dapat memberi ruang untuk maaf. Tapi hal ini juga harus menjadi pelajaran penting, bahwa setiap elemen dalam ajang internasional perlu tunduk pada standar ketat, dan pemeriksaan akhir harus dilakukan berlapis agar kesalahan sederhana tak menodai semangat besar.

Baca Juga:
50 Anak di Jawilan Dapat Khitanan Gratis dari Polres Serang

Semoga insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara SEA Games, dan bagi kita semua, bahwa menghormati simbol, menghormati bangsa, bukan hanya soal seremonial, tapi soal rasa tanggung jawab, ketelitian, dan rasa hormat terhadap martabat nasional.

Tags: #bendera#indonesia#seagames2025
Previous Post

Kritik Kampanye Patungan Beli Hutan, Inisiatif Wakaf Jadi Pilihan

Next Post

Kapal Pesiar Internasional Tiba di Jakarta, Dorong Pariwisata Laut dan Ekonomi Lokal

Related Posts

ORADO Jawa Barat Dorong Domino sebagai Olahraga Intelektual dan Berprestasi
Olahraga

ORADO Jawa Barat Dorong Domino sebagai Olahraga Intelektual dan Berprestasi

by Yustinus Agus
10/01/2026
0

BANDUNG - Permainan domino yang selama ini identik dengan aktivitas santai di waktu luang kini mengalami pergeseran makna yang cukup signifikan....

Read more
Pengamanan Ketat Warnai Laga Dewa United Banten FC Kontra Persis Solo

Pengamanan Ketat Warnai Laga Dewa United Banten FC Kontra Persis Solo

20/12/2025
Medali Emas untuk Indonesia, Air Mata dan Doa Seorang Anak Tukang Pijat

Medali Emas untuk Indonesia, Air Mata dan Doa Seorang Anak Tukang Pijat

19/12/2025
Pemkab Way Kanan Gelar HKN ke-61, Sinergi Lintas Sektor Perkuat Budaya Hidup Sehat

Pemkab Way Kanan Gelar HKN ke-61, Sinergi Lintas Sektor Perkuat Budaya Hidup Sehat

18/12/2025
Tambahan Empat Emas Bawa Indonesia Menjauh dari Kejaran Vietnam di SEA Games

Tambahan Empat Emas Bawa Indonesia Menjauh dari Kejaran Vietnam di SEA Games

18/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id