SERANG – Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan dengan terjun langsung menanam jagung di Kampung Nagrog, Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Kamis (21/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program swasembada pangan Kuartal III, yang memanfaatkan lahan seluas 4 hektar.
Tak hanya hadir secara fisik, Kapolres juga membawa bantuan berharga bagi kelompok tani (Poktan) Cikarees. Bantuan yang diserahkan meliputi 30 kg bibit jagung BISI-18 unggulan, 500 kg pupuk kompos Pak Bhabin, masing-masing 200 kg urea dan NPK untuk kesuburan tanah, serta perlindungan tanaman berupa 9 botol herbisida, 14 botol insektisida, dan 10 botol fungisida.
“Penanaman jagung ini adalah wujud nyata dari gerakan Satu Desa Satu Hektar, yang wajib direalisasikan oleh seluruh Kapolsek jajaran pada musim tanam Kuartal III. Target kami adalah membuka lahan baru seluas 300 hektar,” jelas Condro Sasongko dengan optimis.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya selaras dengan program Asta Cita Presiden RI, tetapi juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Dengan mendukung petani, diharapkan ketahanan pangan dapat terwujud secara mandiri.
Baca Juga:
Tangerang ‘Minggat’ dari Banten?! Provinsi Baru Siap Dibentuk, Era Baru Dimulai!
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan dukungan penuh dan semangat kepada para petani, agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan sukses,” ungkap alumnus Akpol 2005 tersebut.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran berbagai tokoh penting, seperti Kasatintelkam, Muspika Kecamatan Pamarayan, Kasi Propam, Babinsa, Kades Kebon Cau, Penyuluh Pertanian Kecamatan Jawilan, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebagai sentuhan akhir, Kapolres juga memberikan bantuan sosial berupa 50 bingkisan sembako kepada para petani Poktan Cikarees dan warga yang hadir.
Baca Juga:
845 Ton Jagung dari Program Kapolres Serang! Raih Penghargaan Nasional
“Bingkisan ini hanyalah sekadar oleh-oleh kecil untuk keluarga di rumah. Semoga dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari,” tutup Condro dengan senyum tulus.
















