SERANG – Polres Serang turut serta dalam upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional. AKBP Condro Sasongko, Kapolres Serang, berkolaborasi dengan Kelompok Tani Indah Tani 1 menanam bibit jagung di lahan seluas 2 hektar di Kampung Pasir Lenjang, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, (04/06/2025).
Kegiatan penanaman ini dihadiri oleh Kapolres, didampingi Kapolsek Jawilan Iptu Erwan Nurwanda, Kasatintelkam Iptu Saeful Sani, Kasi Propam Ipda Jhoni Yuhanto, Kades Cemplang, Penyuluh Pertanian Desa, Kelompok Tani, serta warga Desa Cemplang dan Pagintungan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolres Serang memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Indah Tani 1 berupa: 15 kg bibit jagung Bisi 18, 2 dus bibit jagung Maxxi, pestisida dan insektisida, 50 karung pupuk organik, 200 kg pupuk urea, 200 kg pupuk NPK, dan 35 bingkisan sembako. Selain itu, untuk meningkatkan efisiensi penanaman, kelompok tani juga menerima 2 alat tanam bibit jagung (corn seeder).
Baca Juga:
HUT Banten Ke-25: Ziarah dan Bantuan Jadi Pembuka Rangkaian Peringatan
“Kegiatan penanaman bibit jagung ini merupakan pelaksanaan program strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri,” ujar AKBP Condro Sasongko.
Ia berharap dari lahan seluas 2 hektar ini dapat dihasilkan pipil jagung kering sebanyak 16 ton. “Corn seeder ini berfungsi untuk mempercepat proses penanaman. Saya berharap gerakan ini memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ketahanan pangan dan menginspirasi masyarakat lain untuk memanfaatkan lahan dan sumber daya lokal,” tambahnya.
Ketua Kelompok Tani Indah Tani 1, Odong, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan bantuan yang diberikan.
“Kami mengapresiasi Bapak Kapolres yang telah melibatkan Kelompok Tani Indah 1 dalam kegiatan ketahanan pangan ini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan, baik untuk ketahanan pangan maupun bingkisan sembako,” ungkap Odong.
Baca Juga:
KPK Usut Pengadaan Pembeku Getah Karet di Kementan: Era SYL Kembali Disorot!
Kapolres berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat untuk turut serta dalam pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal demi menjaga stabilitas pangan.
















