SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang mengambil langkah strategis untuk menggairahkan sektor pariwisata dengan merencanakan pembuatan kalender event tahunan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi magnet baru yang menarik wisatawan untuk berkunjung dan menikmati keindahan serta potensi wisata yang ada di Kabupaten Serang.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadaya, mengakui bahwa penyelenggaraan event di kawasan Anyar-Cinangka masih tergolong minim.
“Kami menyadari perlunya kolaborasi yang kuat, mengingat keterbatasan anggaran yang ada. Oleh karena itu, kami sangat berharap dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah provinsi untuk pelaksanaan event-event yang lebih besar,” ujarnya.
Anas menambahkan bahwa pelaksanaan event wisata memiliki dampak yang sangat signifikan dalam menarik minat wisatawan untuk berlibur ke Anyar-Cinangka.
“Event sangat diperlukan untuk meningkatkan kunjungan wisata. Kami berharap, dengan adanya kalender event tahunan ini, daya tarik Anyar-Cinangka akan semakin meningkat,” katanya.
Baca Juga:
Pandangan Fraksi DPRD Kabupaten Serang Setujui 2 Raperda Usulan Bupati
Disporapar berencana untuk segera menyusun kalender event tahunan yang lebih terstruktur dan terencana. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian kepada wisatawan yang ingin berkunjung ke Anyar-Cinangka, sehingga mereka dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.
“Sebagai gambaran, tahun depan kami berencana mengadakan event di Desa Wisata Tambangayam,” ungkap Anas.
Saat ini, Pemkab Serang belum memiliki event-event yang berskala nasional. Event yang ada masih bersifat lokal.
“Kami sangat berharap ke depan dapat menyelenggarakan event yang skalanya nasional, sehingga dapat mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah ke Anyar,” pungkasnya.
Baca Juga:
Pemerintah Alihkan Insentif Mobil Listrik untuk Proyek Mobil Nasional
Dengan adanya kalender event tahunan ini, diharapkan sektor pariwisata Kabupaten Serang dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.












