SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengambil langkah strategis dengan menggandeng Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan pelatihan dan penempatan kerja bagi warga Kabupaten Serang. Acara penandatanganan yang berlangsung hari ini di Kota Serang, dihadiri oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, dan Kepala BBPVP Serang, Ady Nugroho, menandai komitmen bersama untuk mengatasi masalah pengangguran di wilayah tersebut. Kamis, (30/10).
Dalam sambutannya, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menekankan bahwa kerjasama ini merupakan langkah konkret untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang.
Fokus utama dari MoU ini adalah sinergi dalam pelatihan vokasi, di mana BBPVP Serang membuka pintunya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan kejuruan yang tersedia.
“Kami melihat BBPVP Serang sebagai mitra strategis dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal. Kerjasama ini memberikan kesempatan emas bagi warga kami untuk mendapatkan pelatihan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.
Selain pelatihan vokasi, kerjasama ini juga mencakup sinergi dalam penempatan kerja. Kabupaten Serang, yang dikenal dengan banyaknya perusahaan industri, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja yang telah dilatih oleh BBPVP Serang.
Bupati Ratu Zakiyah juga menekankan pentingnya pengembangan penempatan kerja, termasuk peluang di luar negeri, agar warga yang telah mendapatkan sertifikat kompetensi dapat segera bekerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Kami tidak hanya ingin memberikan pelatihan dan sertifikat, tetapi juga memastikan bahwa warga kami mendapatkan pekerjaan yang layak. Kami akan berupaya memperluas jaringan penempatan kerja, termasuk menjajaki peluang di pasar internasional,” tambahnya.
Baca Juga:
Pabrik Uang Palsu UIN: Vonis Tak Setimpal, Kejaksaan Lawan!
Untuk merealisasikan tujuan mulia ini, Bupati Ratu Zakiyah mengajak semua pihak untuk berkolaborasi secara intensif. Ia juga berencana untuk melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Tenaga Kerja guna membahas persoalan pengangguran yang masih tinggi di Kabupaten Serang.
“Kami berharap, dengan adanya kerjasama ini, angka pengangguran di Kabupaten Serang dapat ditekan secara signifikan. Kami akan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk menciptakan lapangan kerja bagi warga kami,” jelasnya.
Bupati Ratu Zakiyah juga mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Serang yang mengikuti pelatihan vokasi untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ia berharap, sertifikat yang diperoleh dapat menjadi modal berharga dalam mencari pekerjaan, baik di wilayah Kabupaten Serang maupun di tempat lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Diana Adhianty Utami, menambahkan bahwa MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat Kabupaten Serang melalui pelatihan yang terarah dan penempatan kerja yang terjamin, baik di dalam maupun di luar negeri.
Sub Koordinator Bidang Uji Coba Program, Sistem dan Metode Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas BBPVP Serang, Tri Winahyu Hariyadi, menjelaskan bahwa kerjasama ini akan memungkinkan pihaknya untuk menganalisis kebutuhan pelatihan yang sesuai dengan permintaan industri dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Serang.
“Dengan data yang akurat, kami dapat menyelenggarakan pelatihan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Hal ini akan memastikan bahwa peserta pelatihan memiliki keterampilan yang dibutuhkan dan dapat segera ditempatkan di sektor usaha yang ada di Kabupaten Serang,” pungkasnya.
Baca Juga:
Sinergi Polri dan Masyarakat: Polsek Kronjo Olah Lahan Jagung, Bukti Nyata Kepedulian pada Ketahanan Pangan
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan angka pengangguran di Kabupaten Serang dapat ditekan, kualitas tenaga kerja meningkat, dan kesejahteraan masyarakat semakin membaik.















