BALI – Tim Audit dari Baharkam Polri bergerak cepat melakukan audit mendalam terhadap sistem pengamanan di Pusat Pengendali Distribusi (DCC) dan Server SCADA PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali. Kegiatan ini berlangsung di Badung, Bali, pada Selasa, 26 Agustus 2025, dengan tujuan utama memastikan kelistrikan Bali tetap aman dan andal.
Pemeriksaan intensif ini dilakukan untuk memastikan implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di obyek vital nasional (obvitnas) tersebut telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kombes Pol Devy Firmansyah, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim Audit, menegaskan:
“Audit ini krusial untuk memastikan sistem keamanan obyek vital nasional di PLN berjalan sesuai standar. Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh agar infrastruktur kelistrikan kita tetap aman dan terhindar dari gangguan.”
Proses audit yang berlangsung sejak pagi hingga malam ini melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap berbagai dokumen terkait pengamanan dan elemen-elemen penting lainnya.
Baca Juga:
Kabupaten Serang Targetkan Kebahagiaan: RPJMD 2025-2030 Diluncurkan
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Tim Internal Polri, perwakilan dari PT PLN (Persero) UP2D Bali, Kam Korporat PLN Pusat, serta Direktur BUJP PT Karya Dewata Abadi.
Kombes Pol Devy Firmansyah, S.I.K., M.H., menambahkan:
“Tujuan kami adalah memastikan infrastruktur kelistrikan tetap aman dan tidak terganggu oleh potensi ancaman apapun.”
Hingga saat ini, audit implementasi SMP untuk DCC dan Server SCADA PT PLN (Persero) UP2D Bali berjalan dengan lancar. Pemeriksaan dokumen telah mencapai elemen 3D kriteria 3.
Baca Juga:
Wagub Genjot BPD: Desa Makin Berdaya
Audit ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan fasilitas strategis negara, seperti sistem kelistrikan, dari berbagai potensi ancaman yang mungkin timbul.
















