SERANG – Proses rekrutmen tenaga kerja di PT Parkland World Indonesia (PWI) Plant 2, produsen sepatu merek New Balance yang berlokasi di Cikande, Kabupaten Serang, tengah menjadi perbincangan hangat. Dugaan praktik titipan dalam penerimaan karyawan baru mencuat, menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keadilan dalam proses seleksi.
Informasi lowongan kerja di PT PWI Plant 2 memang banyak ditemukan di media sosial. Namun, di balik informasi tersebut, muncul suara-suara yang meragukan objektivitas proses rekrutmen. Sejumlah pihak menduga bahwa banyak pelamar yang diterima bekerja karena adanya “orang dalam” atau titipan dari pihak-pihak tertentu.
Seorang Pimpinan Produksi di PT PWI Plant 2, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya kepada media pada Rabu, 10 September 2025.
Ia menyayangkan adanya dugaan praktik titipan yang menyebabkan pelamar dengan kualifikasi yang kurang memadai justru diterima, sementara yang berpengalaman justru terabaikan.
“Sangat disayangkan. Saya pernah mengajukan lamaran, padahal punya pengalaman, tapi tidak diterima. Justru yang tidak punya pengalaman malah diterima, katanya titipan dari Polda Banten,” ujarnya dengan nada kecewa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perusahaan saat ini membuka kembali lowongan kerja dengan sistem pendaftaran melalui barcode. Namun, ia mengaku pesimis dengan sistem tersebut.
Baca Juga:
Tramadol & Eximer Dijual Bebas, Polisi Tangsel Terlalu Sibuk Sampai Lupa Pengawasan
“Saya tidak terlalu percaya dengan sistem ini, tapi mau bagaimana lagi, saya hanya orang kecil yang harus mengikuti aturan perusahaan. Bahkan keponakan saya sudah mendaftar melalui barcode, tapi sampai sekarang belum ada panggilan,” keluhnya.
Sebagai seorang pimpinan produksi, ia merasa tidak berdaya untuk membantu orang-orang terdekatnya mendapatkan pekerjaan di perusahaan tempatnya bekerja.
“Jujur, saya sangat kecewa. Saya sudah berusaha membantu adik ipar saya, tapi tidak lolos-lolos, padahal sudah beberapa kali ikut tes. Saya sudah memohon kepada manajemen dan Pak Khaer, tapi tidak ada respons. Apakah karena saya hanya orang kecil yang tidak punya kenalan orang penting, makanya tidak dihiraukan?” imbuhnya dengan nada getir.
Menanggapi tudingan tersebut, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Didik Hariyanto, dengan tegas membantah keterlibatan Polda Banten dalam praktik titipan lamaran di PT PWI Plant 2.
“Kami tegaskan bahwa kami tidak pernah melakukan upaya titipan lamaran, apalagi sampai menitipkan,” tegasnya saat dikonfirmasi oleh awak media.
Sementara itu, Direktur Management PT PWI Plant 2, Sandi Witomo, belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.
Kasus ini menjadi cermin bagi dunia industri, di mana transparansi dan objektivitas dalam rekrutmen tenaga kerja masih menjadi tantangan.
Baca Juga:
Oknum Brimob Lindas Ojol saat Demo, IPW Desak Penangkapan!
Masyarakat berharap perusahaan dapat lebih terbuka dan adil dalam memberikan kesempatan kerja, sehingga semua pihak yang memenuhi syarat memiliki peluang yang sama.















