• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Istana dalam “Menara Gading”: Prabowo Tak Dengar Rakyat?

"Bisikan Gaib" Lebih Didengar daripada Jeritan Rakyat!

Yustinus Agus by Yustinus Agus
21/09/2025
0
Istana dalam “Menara Gading”: Prabowo Tak Dengar Rakyat?
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Seorang presiden, sehebat apapun dia, tak bisa melihat realitas langsung. Ia bergantung pada informasi yang disodorkan setiap hari, baik berupa laporan resmi, ringkasan intelijen, atau bisikan dari lingkaran terdekatnya. Namun, apa jadinya jika informasi itu tak utuh, dipoles, bahkan disembunyikan demi kenyamanan politik?

Belakangan ini, muncul kesan bahwa pemerintah seringkali terlambat merespons aspirasi rakyat. Demonstrasi besar terjadi, isu-isu tertentu viral di media sosial, barulah kemudian Istana bereaksi.

Kebijakan yang diharapkan rakyat tak kunjung datang, atau justru melenceng dari harapan.

BacaJuga

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Situasi ini memunculkan pertanyaan krusial: benarkah orang-orang di sekitar Presiden Prabowo menyampaikan informasi apa adanya? Ataukah sebagian fakta ditutup-tutupi, dipoles, bahkan disisihkan demi menjaga kenyamanan politik?

Jika yang sampai ke meja Presiden hanyalah laporan yang sudah disaring, bagaimana mungkin keputusan pemerintah bisa selaras dengan aspirasi rakyat?

“Bisikan Gaib” yang Membahayakan Negara

Keterlambatan atau distorsi informasi tidak bisa ditoleransi. Terlambat atau terdistorsi sama saja dengan membiarkan keputusan diambil dalam ruang gelap, sementara rakyat menunggu keadilan yang seharusnya hadir tepat waktu.

Dalam tradisi administrasi publik, negara harus bekerja tanpa henti. Woodrow Wilson menyebut pemerintahan sebagai “the most continuous of human concerns,” menegaskan bahwa urusan publik tak pernah berhenti.

James Madison mengingatkan bahwa pemerintahan “must be adequate to the exigencies of the nation,” kebutuhan rakyat tak mengenal batas waktu.

OECD bahkan menyebut negara modern sebagai always-on state, pemerintahan yang tidak mengenal jeda. Dari perspektif ini, tak ada alasan teknis yang membenarkan keterlambatan informasi di meja Presiden.

BIN dan Intelijen Lainnya Harus Jadi Garda Terdepan

Untuk informasi urgen dan darurat, Presiden harus mengandalkan lembaga yang berwenang, seperti Badan Intelijen Negara (BIN) dan lembaga strategis terkait intelijen lainnya.

Baca Juga:
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Lembaga itupun dituntut menyajikan laporan yang utuh dan berdaging, bukan potongan kabar yang terdistorsi.

Dalam konteks ini, tak boleh ada pihak yang tak berkepentingan ikut campur, apalagi mengambil alih peran di luar tugas pokok dan fungsinya.

Hirarki eksekutif harus dihormati agar informasi yang sampai ke Presiden benar-benar murni, tepat waktu, dan relevan dengan kebutuhan negara.

Bahaya Nepotisme dan “Jalur Belakang”

Jangan sampai kedekatan personal dijadikan alasan untuk melangkahi kewenangan institusi yang sah. Literatur ilmu politik modern menekankan pentingnya institutionalization of power, yaitu kekuasaan yang dijalankan melalui prosedur kelembagaan, bukan hubungan pribadi.

Ketika jalur formal diabaikan, prinsip spesialisasi runtuh, dan muncullah nepotisme.

Robert Klitgaard menegaskan bahwa ketika kewenangan bercampur dengan kedekatan personal, peluang penyalahgunaan menjadi lebih besar. Itulah yang menyalakan kemarahan rakyat di banyak negara, karena publik menyaksikan negara dijalankan oleh jaringan kekerabatan dan loyalitas pribadi, bukan oleh kompetensi dan otoritas institusional.

Belajar dari Literatur Ekonomi Politik

Dalam literatur ekonomi politik, penyumbatan informasi sering dijelaskan lewat kerangka bureaucratic politics model.

Model ini menjelaskan bagaimana berbagai kepentingan birokrasi dapat memengaruhi alur informasi dan pengambilan keputusan di pemerintahan.

Kesimpulan: Jangan Biarkan Presiden dalam Kegelapan!

Presiden yang terisolasi dari realitas adalah bencana bagi negara. Informasi yang akurat dan tepat waktu adalah fondasi dari kebijakan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Baca Juga:
Dewan Pers Nyatakan HCB Tidak Punya Legal Standing Lagi, Ketum PWI Zulmansyah Sekedang Berterima Kasih

Jangan biarkan “bisikan gaib” dari lingkaran dalam menyesatkan Presiden dan membawa negara ke arah yang salah.

Previous Post

Bandara Eropa Lumpuh! Hacker Serang Sistem Penerbangan!

Next Post

Tutut Vs Menkeu: Siapa Menang? Utang BLBI Jadi Taruhan!

Related Posts

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri
Nasional

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

by Yustinus Agus
25/02/2026
0

SERANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Serang di tingkat nasional. Atas keberhasilannya meraih indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)...

Read more
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional

29/01/2026
Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

02/01/2026
Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

26/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id