JAKARTA – Mimpi tim nasional Israel untuk berlaga di Piala Dunia FIFA 2026 berada di ujung tanduk! Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dilaporkan akan menggelar pemungutan suara krusial terkait kemungkinan penangguhan Israel dari kompetisi internasional akibat konflik yang berkecamuk di Gaza.
Menurut laporan eksklusif dari The Associated Press, mayoritas dari 20 anggota komite eksekutif UEFA diperkirakan akan mendukung langkah berat ini.
Jika larangan benar-benar diberlakukan, Israel praktis tidak akan bisa mengikuti kualifikasi Piala Dunia yang dikelola UEFA di zona Eropa.
Seruan agar Israel diisolasi dari dunia olahraga semakin menguat setelah Komisi Penyelidikan PBB menyimpulkan bahwa operasi militer Israel di Gaza dapat dikategorikan sebagai tindakan genosida.
Panel penasihat PBB bahkan secara terbuka mendesak FIFA dan UEFA untuk segera menangguhkan keanggotaan Israel.
“Tim nasional yang mewakili negara-negara yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia besar-besaran dapat, dan harus, ditangguhkan,” tegas panel ahli PBB dalam pernyataan bersama, seperti dikutip Newsweek, Jumat (26/9/2025).
Pemerintah Israel dengan cepat membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai “kebohongan Hamas yang direkayasa dan diulang-ulang oleh pihak lain.”
Baca Juga:
Polres Serang Polda Banten Bersama Petani Panen Raya Jagung di Lahan 10 Hektar
Tekanan terhadap Israel juga datang dari sejumlah negara Eropa. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, bahkan menyoroti adanya standar ganda dalam penanganan kasus Israel.
“Mengapa Rusia diusir setelah invasi Ukraina, tetapi Israel tidak diusir setelah invasi Gaza?” tanyanya retoris dalam rapat kabinet 15 September lalu.
Presiden federasi sepak bola Norwegia, Lise Klaveness, juga lantang bersuara, “Kami tidak dapat tetap acuh tak acuh terhadap penderitaan kemanusiaan dan serangan yang tidak proporsional di Gaza.”
Namun, Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah Piala Dunia bersama Meksiko dan Kanada, secara tegas menentang rencana penangguhan Israel.
“Kami pasti akan berupaya sepenuhnya untuk menghentikan segala upaya melarang tim nasional sepak bola Israel dari Piala Dunia,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
Menteri Olahraga Israel, Miki Zohar, mengungkapkan bahwa ia bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan ketua federasi sepak bola Moshe Zuares tengah bekerja keras untuk melobi UEFA agar tidak menjatuhkan sanksi.
Keputusan UEFA ini disebut belum pernah terjadi sebelumnya, karena biasanya FIFA yang memegang kendali dalam proses penangguhan.
Baca Juga:
Retreat Nasional: Bupati Serang Perkuat Jejaring dan Sinergi Pembangunan
Jika larangan benar-benar berlaku, Israel akan mengalami nasib serupa dengan Rusia, yang ditendang dari Piala Dunia 2022 setelah invasi ke Ukraina.
















