• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Indonesia Krisis Cengkeh Sehat? Radioaktif Gegerkan Pasar AS, Industri Rempah dalam Bahaya!

Kasus Ini Jadi Peringatan Serius Bagi Industri Rempah RI Untuk Jaga Kualitas dan Keamanan Produk.

Yustinus Agus by Yustinus Agus
21/10/2025
0
Indonesia Krisis Cengkeh Sehat? Radioaktif Gegerkan Pasar AS, Industri Rempah dalam Bahaya!
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kabar buruk menghantam industri rempah Indonesia. Cengkeh asal Indonesia terdeteksi terpapar zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137), menyebabkan kekhawatiran di pasar Amerika Serikat (AS). Imbasnya, gudang-gudang rempah di AS dilaporkan mulai mengalami kekosongan stok menjelang perayaan Thanksgiving, Natal, dan Tahun Baru (Nataru), periode di mana permintaan rempah biasanya melonjak tinggi.

Ketua Divisi Diplomasi dan Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 (Cs-137), Bara Hasibuan, mengungkapkan fakta ini usai melakukan pertemuan dengan pimpinan American Spice Trade Association (ASTA) pada 16 Oktober 2025.

Ia menjelaskan bahwa permintaan cengkeh asal Indonesia di AS saat ini sangat tinggi, terutama menjelang musim perayaan akhir tahun.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

“Terdapat demand, permintaan yang sangat tinggi terhadap produk rempah, terutama cengkeh asal Indonesia di AS. Permintaan saat ini terutama sedang meningkat menjelang perayaan Thanksgiving, Natal, dan Tahun Baru,” ujar Bara dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Bidang Pangan di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Lebih lanjut, Bara mengungkapkan bahwa masalah kontaminasi Cs-137 pada cengkeh telah menyebabkan kekosongan stok di beberapa gudang importir rempah di AS yang biasanya menyimpan rempah-rempah asal Indonesia.

Namun, Bara menegaskan bahwa pasar Amerika masih terbuka untuk produk cengkeh asal Indonesia. Pemberlakuan impor alerts atau peringatan impor oleh pemerintah AS bukan berarti pelarangan total terhadap masuknya cengkeh asal Indonesia.

Baca Juga:
Masa Depan Banten Cerah di Tangan Bunda PAUD!

“Pasar AS tetap terbuka selama (produk cengkeh) memenuhi ketentuan sertifikasi bebas radioaktif yang dikeluarkan oleh lembaga otoritas yang diakui oleh US FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS),” jelas Bara.

Dengan adanya ketentuan tersebut, perusahaan yang produknya masuk dalam kategori yellow list dapat kembali mengekspor cengkeh setelah memperoleh sertifikasi bebas radioaktif yang diterapkan oleh otoritas Indonesia.

Sementara itu, perusahaan yang masuk dalam red list perlu menjalani proses petisi, verifikasi, dan sertifikasi oleh lembaga independen yang terakreditasi oleh FDA.

Perusahaan yang masuk dalam kriteria red list adalah yang produknya terbukti terpapar Cs-137. Dalam kasus ini, perusahaan Indonesia yang produknya positif Cesium adalah PT NJS. Sementara itu, perusahaan yang masuk yellow list untuk produk cengkeh adalah semua perusahaan yang mengirim rempah dari Jawa dan Lampung.

FDA mengungkapkan temuan baru bahwa produk cengkeh asal Indonesia terkontaminasi radioaktif Cesium-137 yang diekspor oleh PT NJS. Sebagai respons, FDA memblokir seluruh impor rempah-rempah dari perusahaan tersebut, seperti dikutip dari Antara, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga:
Air Mata Haru di Istana Negara: Kisah Sukses Putra Dirbinmas Polda Banten

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah Indonesia dan pelaku industri rempah. Upaya intensif perlu dilakukan untuk memastikan produk cengkeh yang diekspor bebas dari kontaminasi radioaktif agar kepercayaan pasar internasional tetap terjaga dan ekspor rempah Indonesia dapat terus berlanjut.

Previous Post

Harga Beli Nasi Kotak Sat Pol Pp Kota Cilegon Dinilai Tidak Wajar

Next Post

Ruang Publik Jadi Lahan Pungli? Oknum Fotografer Resahkan GBK dan Tebet Eco Park!

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id