JAKARTA – Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri pembukaan Indo Defence 2025 Expo & Forum di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025). Pembukaan resmi dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Gubernur Andra Soni, yang mengenakan kemeja putih, menyaksikan pembukaan dan berkeliling melihat berbagai hasil produksi industri pertahanan dalam dan luar negeri.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan tujuan Indo Defence Expo & Forum: memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri dan negara sahabat, serta generasi muda Indonesia, untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains di bidang pertahanan. “Keselamatan suatu bangsa harus dijamin oleh pertahanan suatu bangsa. Tidak ada bangsa yang waras yang menghendaki perang. Perang adalah kegiatan manusia yang destruktif. Perang menimbulkan kehancuran,” ujar Presiden Prabowo.
Baca Juga:
30 Tewas dalam Demonstrasi di Kenya
Namun, Presiden Prabowo juga menekankan pelajaran sejarah: “Sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas. Biasanya kemerdekaannya dirampas. Biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak. Ini adalah ajaran sejarah. Karena itu bangsa Indonesia dari awal mengatakan cinta damai. Tapi bangsa Indonesia lebih cinta kemerdekaan,” katanya.
Presiden Prabowo mengajak kerja sama untuk menciptakan kemakmuran dan perdamaian global, namun menegaskan bahwa perang adalah pilihan terakhir bagi Indonesia. “Saya tegaskan bagi kita, perang itu adalah yang terakhir. Kita perang hanya kalau terpaksa. Tapi kalau terpaksa, kita punya ajaran daripada nenek moyang kita. Lebih baik kita mati, daripada dijajah kembali,” imbuhnya.
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Indo Defence 2025 Expo & Forum mengangkat tema ‘Defence Partnerships for Global Peace & Stability’ dan berlangsung selama empat hari (11-14 Juni 2025). “Diikuti oleh 1.180 peserta eksibisi, dengan konfirmasi kehadiran dari 42 negara sahabat melalui 659 perusahaan asing dan 521 produsen di dalam negeri,” jelasnya.
Baca Juga:
Resmi, UMP Banten 2026 Naik Jadi Rp3,1 Juta Setelah Audiensi Buruh
Pembukaan ditandai dengan pemindaian telapak tangan Presiden Prabowo di layar digital, disambut tepuk tangan meriah. Hadir pula Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, pimpinan lembaga negara, menteri kabinet, dan delegasi negara sahabat. Presiden Prabowo juga meresmikan peluncuran kendaraan listrik taktis MV3-EV ‘PANDU’ produksi PT Pindad, ditandai dengan penandatanganan plat kendaraan.















