• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Gubernur Andra Soni Buka Kita Indonesia RRI Fest 2025, Tegaskan Banten sebagai Daerah Kaya Sejarah dan Peradaban

Yustinus Agus by Yustinus Agus
30/11/2025
0
Gubernur Andra Soni Buka Kita Indonesia RRI Fest 2025, Tegaskan Banten sebagai Daerah Kaya Sejarah dan Peradaban
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SERANG – Gubernur Banten Andra Soni membuka gelaran Kita Indonesia RRI Fest 2025 di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Minggu (30/11/2025), dalam suasana yang penuh semangat dan kehangatan. Sejak pagi, peserta dan tamu undangan terlihat memenuhi area acara, menandai besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang menjadi ruang apresiasi budaya, olahraga, dan kearifan lokal ini. Dalam sambutannya, Andra menyampaikan pesan penting mengenai identitas Banten sebagai daerah dengan sejarah panjang yang membentuk karakter masyarakat hingga hari ini. Menurutnya, jejak peradaban yang tumbuh di Banten bukan hanya tercatat dalam buku sejarah, melainkan masih hidup dalam kehidupan sosial, budaya, serta tradisi masyarakat.

Dengan suara mantap, Andra menegaskan bahwa Banten memiliki warisan yang begitu luas dan kaya, mulai dari peninggalan sejarah, tradisi, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Keberadaan masyarakat Adat Kanekes atau Baduy menjadi salah satu contoh paling nyata bagaimana nilai-nilai tersebut tetap dijaga dan dirawat secara konsisten. Ia memuji masyarakat Baduy yang hingga kini menjaga keutuhan lingkungan, mempertahankan pola hidup selaras alam, dan teguh pada prinsip-prinsip leluhur mereka. Komitmen tersebut, menurut Andra, adalah cerminan dari jati diri Banten sebagai daerah yang bukan hanya kaya budaya, tetapi juga memiliki filosofi hidup yang kuat.

Lebih jauh, Andra membawa audiens pada perjalanan sejarah menuju masa kejayaan Kesultanan Banten, salah satu kerajaan besar dan berpengaruh di Nusantara pada abad ke-16 hingga 17. Pada masa itu, Banten bukan sekadar pusat perdagangan penting, tetapi juga menjadi pusat pendidikan sekaligus diplomasi internasional. Kapal-kapal asing dari berbagai negara singgah di pelabuhan Banten, membawa komoditas, gagasan, dan hubungan dagang yang berkembang pesat. Bahkan, wilayah ini pernah memiliki mata uang sendiri, tanda tingginya kemandirian ekonomi dan politik pada era tersebut. Banten juga sempat memiliki perwakilan di Eropa, menunjukkan pengakuan dunia terhadap kedaulatan Kesultanan Banten.

BacaJuga

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Menurut Andra, fakta-fakta sejarah tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi modal sosial yang seharusnya menguatkan langkah pembangunan saat ini. Warisan peradaban, nilai-nilai kearifan lokal, serta kekayaan budaya dan alam adalah aset yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa lepas dari akar sejarah, karena dari sanalah identitas terbentuk dan arah masa depan dapat ditentukan. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi RRI yang menggelar Kita Indonesia RRI Fest 2025 sebagai upaya penting dalam menjaga nyala warisan budaya Banten agar tetap relevan dan dikenal lebih luas, terutama oleh generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Andra mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk terus merawat budaya serta mendukung pelestarian lingkungan sebagai bagian dari identitas daerah. Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi hiburan sesaat, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya sendiri. Selain itu, ia mengundang wisatawan dari berbagai daerah untuk datang dan menikmati langsung pesona budaya, alam, serta kuliner khas Banten yang, menurutnya, mampu memberikan pengalaman yang berbeda dan menyegarkan. “Banten kaya budaya dan alam. Yuk, ke Banten saja,” ujarnya penuh semangat, disambut tepuk tangan hadirin.

Baca Juga:
Bupati Tangerang Apresiasi Kinerja 100 Hari Gubernur Andra Soni

Festival ini sendiri menyuguhkan rangkaian kegiatan yang menarik dan variatif, menggabungkan unsur olahraga, seni, budaya, serta hiburan yang dapat dinikmati oleh berbagai usia. Kegiatan diawali dengan fun run sejauh 5 kilometer, yang diikuti sekitar 1.000 peserta. Rute lari yang melewati kawasan Gedung Negara dan sejumlah titik kota memberikan suasana meriah sekaligus memperkenalkan sudut-sudut Kota Serang kepada para pelari, termasuk peserta dari luar daerah. Suasana penuh energi tercipta ketika ribuan peserta berlari dengan antusias, mengenakan kostum olahraga beragam warna yang membuat area pagi itu tampak hidup dan semarak.

Tidak hanya berhenti pada kegiatan olahraga, festival ini juga menghadirkan pertunjukan budaya yang menjadi daya tarik besar bagi masyarakat. Atraksi Debus, salah satu seni bela diri khas Banten yang telah mendunia, tampil memukau dengan ketangguhan para pemainnya yang mempertontonkan kemampuan luar biasa dalam menghadapi benda tajam dan berbagai aksi ekstrem lainnya. Para pengunjung menyaksikan dengan takjub bagaimana para peseninya mempertahankan tradisi Debus yang penuh nilai spiritual dan simbol kekuatan mental. Pertunjukan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkenalkan kembali salah satu ikon budaya Banten yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Selain Debus, festival juga diramaikan dengan penampilan musik keroncong serta musik pop, menciptakan perpaduan antara nuansa tradisi dan modernitas. Musik keroncong dengan alunan lembut menghadirkan suasana nostalgia, sementara musik pop memberikan energi segar bagi para pengunjung yang ingin bersantai menikmati akhir pekan. Perpaduan keduanya menggambarkan bahwa Banten adalah daerah yang mampu berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan akar tradisi. Pengunjung terlihat menikmati setiap alunan musik sambil berinteraksi, berfoto, dan menikmati sajian kuliner yang tersedia di area festival.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pertemuan warga dari berbagai latar belakang, mempererat hubungan sosial, dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung pada acara ini menjadi bukti bahwa masyarakat Banten memiliki semangat besar untuk mendukung kegiatan yang mengangkat identitas daerah. Bagi Pemerintah Provinsi Banten, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:
Ikatan Apoteker Beberkan Penyebab Obat Kosong dan Harga Melonjak di Indonesia

Melalui gelaran ini, pesan yang ingin disampaikan Gubernur Andra Soni terasa jelas: Banten bukan hanya daerah dengan sejarah panjang, tetapi juga memiliki masa depan cerah jika nilai-nilai budaya, tradisi, serta kearifan lokal terus dijaga dan menjadi landasan pembangunan. Dengan kekayaan alam, masyarakat yang berpegang pada nilai harmoni, serta potensi wisata yang semakin berkembang, Banten siap menjadi salah satu destinasi penting di Indonesia yang menawarkan keunikan tersendiri. Festival ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkenalkan keindahan tersebut kepada publik luas, sekaligus mengukuhkan posisi Banten sebagai daerah yang kuat secara budaya dan berdaya saing.

Tags: #andrasoni#banten
Previous Post

Banten Resmi Menjadi Tuan Rumah HPN 2026, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Next Post

Kapolres Serang Tebar Ribuan Ikan di Danau Puspemkab, Pemancing Antusias dan Ekonomi Warga Terbantu

Related Posts

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga
Uncategorized

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Perdebatan sengit terkait nasib Jembatan Kereta Api Lembah Anai — sebuah ikon sejarah yang telah diakui sebagai bagian dari...

Read more
Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

24/12/2025
Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

23/12/2025
Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

23/12/2025
Menyusuri Jejak Sejarah di Mercusuar Legendaris Pulau Madura

Menyusuri Jejak Sejarah di Mercusuar Legendaris Pulau Madura

21/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id