• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Ekonomi Desa Meningkat Lewat KDMP, APDESI Merah Putih Banten Beri Dukungan Penuh

Yustinus Agus by Yustinus Agus
18/12/2025
0
Ekonomi Desa Meningkat Lewat KDMP, APDESI Merah Putih Banten Beri Dukungan Penuh
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Provinsi Banten memberikan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah pusat di seluruh desa di Indonesia. Program ini dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa secara signifikan, sekaligus mendorong kreativitas dan kemandirian para kepala desa dalam mengelola potensi desanya masing-masing.

Ketua Karteker DPD APDESI Merah Putih Provinsi Banten, Rafik Rahmat Taufik, menegaskan bahwa KDMP bukan sekadar program ekonomi biasa, tetapi merupakan sebuah terobosan yang mampu menumbuhkan bisnis lokal di level desa.

“Perekonomian masyarakat desa akan meningkat karena perputaran uang ada di level desa melalui bisnis yang dijalankan oleh KDMP. Namun, ini tentu tergantung pada konsistensi pengurus koperasi di setiap desa dalam menjalankan usaha mereka,” ujar Rafik kepada wartawan di Serang, Rabu (17/12/2025).

Menurut Rafik, keberadaan KDMP memberikan peluang bagi kepala desa untuk lebih berpikir kreatif dan fokus dalam upaya mensejahterakan masyarakatnya. Meskipun kepala desa tidak terlibat langsung dalam operasional bisnis koperasi, peran mereka sebagai pengawas sangat vital untuk memastikan koperasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

BacaJuga

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

“Meski secara aturan kepala desa berfungsi sebagai pengawas, namun karena dana untuk KDMP bersumber dari dana desa, maka kepala desa harus sungguh-sungguh melakukan kontroling. Jika koperasi desa maju, tentu desa dan masyarakatnya juga akan ikut maju,” jelasnya.

Rafik menambahkan bahwa KDMP mampu menjadi pemicu inovasi di tingkat desa. Dengan adanya bisnis koperasi yang dikelola secara profesional, para pemuda desa pun terdorong untuk ikut berpartisipasi, baik sebagai pengurus maupun sebagai tenaga kerja. Ini akan membuka peluang kerja, mengurangi pengangguran, dan mendorong perputaran ekonomi lokal sehingga desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang mandiri.

Namun, dalam pelaksanaan program ini, sejumlah kendala masih ditemui di lapangan, terutama terkait ketersediaan lahan untuk gerai maupun gudang KDMP. Masih banyak desa di Banten yang belum memiliki lahan memadai untuk membangun fasilitas koperasi. Rafik menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pihak-pihak yang ditunjuk pemerintah pusat dengan pemerintah desa, agar solusi atas kendala lahan dapat segera ditemukan.

“Beberapa desa menyampaikan ke kami terkait masalah lahan. Ada lahan yang tersedia tapi milik Perhutani atau perusahaan swasta. Bahkan ada desa yang sama sekali tidak memiliki lahan yang cukup untuk KDMP. Ini tentu harus dicari solusi bersama agar program ini dapat berjalan lancar di setiap desa,” ujar Rafik.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan desa untuk memastikan program KDMP bisa berjalan optimal, tanpa menghambat pembangunan desa lainnya.

Selain masalah lahan, dukungan pendanaan melalui dana desa juga menjadi perhatian utama. Rafik berharap pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo, dapat mendengar aspirasi masyarakat desa terkait penambahan anggaran dana desa. Menurutnya, ini penting agar pembangunan infrastruktur desa tetap berjalan seiring dengan pengembangan KDMP.

Baca Juga:
Erick Thohir Bidik Olimpiade 2028 untuk Basket Indonesia!

“Masih banyak infrastruktur di desa yang perlu ditangani, mulai dari jalan, jembatan, hingga fasilitas umum lainnya. Dengan adanya dukungan anggaran tambahan, KDMP bisa berjalan, sekaligus pembangunan desa tidak tertinggal. Jika ini terjadi, desa akan semakin maju, dan perekonomian masyarakat desa akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Rafik juga menyoroti pentingnya sinergi antara pengurus koperasi dan pemerintah desa dalam merencanakan usaha yang akan dijalankan. Ia menekankan bahwa KDMP bukan hanya soal menjalankan bisnis, tetapi juga soal membangun ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan. Setiap usaha yang dilakukan di bawah naungan KDMP harus mampu memberi manfaat bagi masyarakat desa, baik melalui penyediaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas warga, maupun perputaran ekonomi yang tetap berada di desa.

Lebih jauh, Rafik menilai KDMP akan memberikan dampak positif bagi sektor sosial desa. Dengan meningkatnya ekonomi lokal, masyarakat akan memiliki kemampuan lebih untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan fasilitas publik lainnya. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup warga desa secara keseluruhan.

“Kalau ekonomi desa maju, maka masyarakatnya bisa lebih sejahtera. Anak-anak bisa sekolah lebih nyaman, fasilitas kesehatan lebih terjangkau, dan kehidupan sosial masyarakat pun lebih baik. Semua ini bermuara pada pembangunan desa yang holistik,” tuturnya.

Program KDMP juga diharapkan mampu memunculkan figur-figur pengusaha muda di desa yang dapat menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Rafik menjelaskan, dengan adanya koperasi yang dikelola secara profesional, warga desa akan belajar tentang manajemen bisnis, akuntabilitas, dan strategi pemasaran.

“Ini kesempatan bagi desa untuk melahirkan wirausaha lokal. Dengan bimbingan yang tepat, mereka bisa menjadi penggerak ekonomi di desanya sendiri,” kata Rafik.

Di sisi lain, Rafik menekankan bahwa keberhasilan KDMP sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak, mulai dari pengurus koperasi, kepala desa, hingga masyarakat. Tanpa kerja sama yang solid dan pengawasan yang ketat, program ini berpotensi gagal atau berjalan setengah hati. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen desa untuk bersinergi dan berpartisipasi aktif, agar KDMP bisa menjadi model koperasi desa yang sukses dan memberikan dampak luas bagi pembangunan desa.

Dengan berbagai potensi dan tantangan yang ada, Rafik optimistis bahwa KDMP akan membawa perubahan positif bagi desa-desa di Banten, bahkan di seluruh Indonesia. Ia meyakini, dengan dukungan pemerintah, pengurus koperasi yang profesional, serta kepala desa yang berperan aktif, program ini dapat menggerakkan perekonomian desa secara cepat dan berkelanjutan.

“Kalau semua elemen desa bergerak bersama, saya yakin ekonomi desa akan naik pesat, kehidupan masyarakat akan lebih sejahtera, dan pembangunan desa akan lebih merata. KDMP bukan hanya koperasi, tapi juga motor penggerak kemajuan desa,” pungkasnya.

Baca Juga:
Trump Bidik Kesepakatan Dagang dengan India dan Pakistan

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, program KDMP diyakini akan menjadi pionir dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Rafik menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar setiap desa mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya dan menjadikan desa bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.

Tags: #apdesi#merahputih
Previous Post

Hutan Rusak di Jawa Barat, Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat untuk Reboisasi

Next Post

Gubernur Andra Soni Dorong Akses Kesehatan Untuk Semua Warga Banten

Related Posts

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Daerah

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

by Yustinus Agus
14/03/2026
0

SERANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 Solidarity Community (SC)...

Read more
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id