JAKARTA – Spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri semakin santer terdengar. Dua nama mencuat sebagai kandidat terkuat: Komjen Dedi Prasetyo, yang saat ini menjabat sebagai Wakapolri, dan Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Pertanyaan yang menggelayut di benak publik adalah, siapakah di antara kedua jenderal bintang tiga ini yang akan terpilih menduduki kursi nomor satu di Korps Bhayangkara?
Komjen Dedi Prasetyo bukanlah nama baru di jajaran petinggi Polri. Alumni PTIK tahun 1999 dan SESPIM tahun 2005 ini memiliki rekam jejak yang mengesankan, dengan pengalaman yang merentang dari Sabang hingga Merauke.
Mengawali karirnya sebagai Pama Polda Jawa Timur pada tahun 1991, Dedi Prasetyo sempat menjabat sebagai Kapolsek Deket dan Kasat Serse Polres Lamongan.
Ia kemudian menimba ilmu di Akpol sebagai Dantontar dan Dankitar, sebelum bertugas di berbagai wilayah, termasuk Polda Metro Jaya dan Polda Kalimantan Tengah.
Selama karirnya, Dedi Prasetyo telah memegang sejumlah jabatan strategis, seperti Karopenmas Divhumas Polri, Kadiv Humas Polri, dan Asisten SDM Kapolri.
Baca Juga:
Bupati Serang Teken Kerja Sama PLTS, Warga Pulau Tunda Segera Nikmati Listrik 24 Jam
Sebelum menjabat sebagai Wakapolri saat ini, ia sempat dipercaya mengemban amanah sebagai Irwasum Polri. Selain aktif di kepolisian, Komjen Dedi Prasetyo juga dikenal sebagai seorang akademisi, dengan jabatan sebagai Guru Besar STIK/PTIK Lemdiklat Polri. Dengan pengalaman yang luas dan jaringan yang kuat, tak heran jika Komjen Dedi Prasetyo menjadi salah satu kandidat yang paling diperhitungkan dalam bursa calon Kapolri.
Namun, persaingan tidaklah mudah. Nama lain yang santer disebut sebagai calon pengganti Listyo Sigit adalah Komjen Suyudi Ario Seto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Menariknya, masa jabatan Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN baru saja diperpanjang pada tanggal 25 Agustus 2025, sebuah indikasi kepercayaan yang tinggi terhadap kinerjanya.
Bahkan, beredar kabar bahwa Komjen Suyudi Ario Seto merupakan salah satu dari dua nama yang diajukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Jika kabar ini benar, tentu menjadi nilai tambah yang signifikan bagi peluangnya untuk menjadi Kapolri.
Pada akhirnya, keputusan berada di tangan Presiden, yang akan mempertimbangkan berbagai faktor seperti senioritas, pengalaman, dan kedekatan dengan pemerintah.
Baca Juga:
Siswa SMAN 2 Cibeber Wakili Lebak pada Ajang OSN Provinsi Banten
Publik pun menantikan perkembangan selanjutnya dalam bursa calon Kapolri yang semakin memanas ini.
















