• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Drama KPK Berlanjut: Eks Penyidik Yudi Purnomo Pilih Jadi ‘Penjaga dari Luar’!

Yudi Purnomo: Lebih Baik Kritik dari Luar daripada Dihantui Resistensi di Dalam!

Yustinus Agus by Yustinus Agus
19/10/2025
0
Drama KPK Berlanjut: Eks Penyidik Yudi Purnomo Pilih Jadi ‘Penjaga dari Luar’!
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, membuat pernyataan mengejutkan. Ia dengan tegas menyatakan tidak ingin kembali bertugas di lembaga antirasuah tersebut. Keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan matang, salah satunya adalah untuk menjaga KPK dari luar.

“Saya sudah memutuskan tidak kembali ke KPK. Saya ingin menjaga KPK dari luar saja,” kata Yudi saat dikonfirmasi pada Sabtu (18/10/2025).

Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK ini mengungkapkan kekhawatiran jika dirinya kembali ke KPK, hal itu justru akan menghambat proses perjuangan rekan-rekannya di IM57+ Institute. Kekhawatiran ini muncul karena Yudi dikenal sering mengkritik sejumlah kasus korupsi besar.

“Saya paham bahwa kalau saya kembali ke KPK, jangan-jangan resistensinya tinggi dari pihak-pihak yang dulu menyingkirkan kami. Apalagi saat ini saya juga bersikap kritis dan rekam jejak saya sebagai penyidik menangani kasus-kasus besar, seperti e-KTP dan kasus perkara Bank Century, nanti malah membuat proses pemulangan kawan-kawan jadi terhambat. Jadi saya memutuskan tidak kembali ke KPK,” tegasnya.

Meskipun demikian, Yudi tetap memberikan dukungan penuh agar para mantan pegawai KPK yang menjadi ‘korban’ Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dapat kembali bertugas di KPK.

BacaJuga

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Menurutnya, proses pemulangan mantan pegawai itu seharusnya bisa lebih mudah karena pimpinan KPK saat ini adalah orang-orang yang pernah bekerja sama dengan mereka.

“Apalagi kita tahu sebenarnya saat ini KPK sudah mulai ada sedikit harapan untuk bangkit, tetapi belum menggembirakan. Oleh karena itu, saya berharap pimpinan KPK saat ini menyambut kawan-kawan yang ingin kembali dengan tangan terbuka,” katanya.

Yudi menambahkan, pimpinan KPK saat ini, seperti Ketua KPK Setya dan Wakil Ketua KPK Fitroh, sudah saling mengenal dengan para pegawai eks TWK.

“Misal Pak Setya (Ketua KPK) merupakan mantan Dirdik, Pak Fitroh (Wakil Ketua KPK) merupakan mantan Direktur Penuntutan. Artinya, sudah pernah sama-sama bekerja sama di masa lampau,” imbuhnya.

Baca Juga:
Hari Pertama Jabat Gubernur Banten, Andra Soni Hadiri Sertijab Wali Kota Tangerang

Lebih lanjut, Yudi juga mendorong agar hasil TWK dibuka ke publik, sesuai dengan tuntutan IM57+ Institute. Ia berharap jika benar ditemukan pelanggaran dalam TWK, semua pihak yang terlibat harus dijatuhi sanksi yang tegas.

“Saya meyakini bahwa dibukanya dokumen tersebut akan semakin memperkuat temuan Ombudsman dan Komnas HAM bahwa selama ini yang saya yakini telah terjadi rekayasa untuk menyingkirkan. Dan jika ini terbuka dan ada rekayasa, saya berharap pihak yang terlibat harus diberikan sanksi,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, menyatakan bahwa semua mantan pegawai KPK memiliki satu suara, yaitu ingin kembali bertugas di KPK. Mereka juga telah melayangkan gugatan ke Komisi Informasi Publik (KIP) dan menuntut agar hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dibuka ke publik.

“Semua satu (suara). Balik ke KPK sebagai bentuk pemulihan hak,” kata Lakso Anindito saat dihubungi pada Selasa (14/10).

Mereka menganggap hasil TWK pada 2020 tidak transparan karena tidak terbuka. TWK merupakan tes yang diterapkan KPK pada 2020 kepada seluruh pegawainya sebagai syarat saat pegawai KPK akan beralih status menjadi ASN.

Sebanyak 57 pegawai KPK lalu dinyatakan tidak lolos tes tersebut dan kemudian membentuk wadah di IM57+ Institute.

Terkait keinginan ini, IM 57+ Institute juga meminta sikap tegas dari Presiden Prabowo Subianto. Mereka menilai ini adalah momentum yang baik bagi Prabowo untuk menunjukkan komitmen dalam penguatan KPK.

“Ini merupakan momentum baik bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan komitmen penguatan KPK melalui pengembalian hak 57 pegawai KPK ke KPK. Persoalan ini telah menjadi soal yang berlarut-larut tanpa adanya kejelasan walaupun telah adanya rekomendasi dari Komnas HAM dan Ombudsman,” jelas Lakso.

Menanggapi hal ini, KPK menyatakan menghormati dan menunggu proses permohonan penyelesaian sengketa informasi di KIP.

Baca Juga:
Kelancaran Arus Nataru, Truk Besar Dibatasi di Beberapa Ruas Tol Strategis

Dengan berbagai dinamika yang terjadi, masa depan KPK dan para mantan pegawainya masih menjadi perhatian publik. Akankah harapan untuk pemulihan hak dan penguatan KPK dapat terwujud? Waktu yang akan menjawab.

Previous Post

Kejagung Sikat Aset Riza Chalid Lagi: Rumah Mewah di Kebayoran Jadi Barang Bukti!

Next Post

Dapur MBG Harus Serius Dibangun: BGN Ancam Rollback Mitra yang Lalai!

Related Posts

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal
Opini

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

by Yustinus Agus
03/01/2026
0

JAKARTA - Polemik penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Barat kembali mengemuka setelah pernyataan Presiden Partai Buruh Said...

Read more
Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

02/01/2026
Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

26/12/2025
Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

24/12/2025
UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

22/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id