JAKARTA, – Tepat di Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadi saksi bisu dari momen penting dalam perjalanan hukum seorang Nikita Mirzani. Terdakwa kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ini menghadapi sidang pembacaan vonis yang menentukan nasibnya.
Dengan langkah tegar, Nikita tiba di pengadilan dengan harapan besar akan keadilan.
“Pas banget hari ini Sumpah Pemuda. Semoga keadilan masih ada di PN Jaksel,” ujarnya, menyiratkan optimisme sekaligus ketegangan yang ia rasakan.
Tak ada persiapan khusus yang dilakukan Nikita menjelang sidang vonis. Ia hanya memohon doa dari masyarakat luas agar diberikan yang terbaik.
“Happy (mau vonis). Enggak ada persiapan. Doain aku ya,” katanya singkat, namun penuh makna.
Baca Juga:
PLN Tancap Gas: 75% Pembangkit Listrik Baru Akan Berbasis Energi Terbarukan
Dalam balutan busana sederhana, Nikita tampak percaya diri. Baju lengan pendek dipadukan dengan rok hitam selutut, rambut dijalin kecil-kecil dan digulung di atas kepala, serta tas berwarna merah muda dengan rantai keemasan, menjadi pelengkap penampilannya hari itu.
Sidang yang dimulai pukul 12.40 WIB ini menjadi puncak dari proses hukum yang panjang. Nikita Mirzani didakwa melakukan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap pemilik produk kecantikan, dr. Reza Gladys.
Kasus ini bermula dari unggahan video TikTok akun @dokterdetektif yang mengulas produk kecantikan Glafidsya milik Reza Gladys pada 9 Oktober 2024.
Dalam ulasan tersebut, pemilik akun bernama Samira menyebut bahwa kandungan produk Glafidsya berupa serum vitamin C booster tidak sesuai dengan klaim, dan harganya tidak sepadan dengan kualitasnya.
Dua hari kemudian, Samira kembali mengulas lima produk Glafidsya lainnya dengan penilaian serupa. Ia bahkan mengajak warganet untuk tidak membeli produk yang diklaim dapat menahan penuaan dini tersebut, serta meminta Reza Gladys untuk meminta maaf ke publik dan menghentikan penjualan produknya sementara waktu.
Baca Juga:
Bupati Tangerang Apresiasi Kinerja 100 Hari Gubernur Andra Soni
Kini, nasib Nikita Mirzani berada di tangan majelis hakim. Apakah keadilan akan berpihak padanya di Hari Sumpah Pemuda ini? Kita tunggu saja putusannya.















