SERANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayahnya. Kali ini, UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Serang Cilegon (SERAGON) bergerak cepat merespon keluhan warga terkait jalan berlubang di perlintasan rel Bogeg, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya.
Kepala UPTD PJJ Serang Cilegon, Tjetjep Hendrawan, mengungkapkan bahwa pihaknya segera mengambil tindakan setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai kerusakan jalan yang cukup parah tersebut.
“Kami langsung berkoordinasi untuk segera melakukan perbaikan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp (16/10).
Tim UPTD PJJ Seragon mulai bergerak sejak Kamis sore (16/10), berkoordinasi dengan pihak Kereta Api Indonesia (KAI) dan Kepolisian Polda Banten untuk mengamankan jalannya perbaikan. Pekerjaan dimulai pada malam hari pukul 20.30 hingga selesai, demi meminimalisir gangguan terhadap arus lalu lintas.
Baca Juga:
Safari Ramadhan di Ponpes Daarul Ulum, Ini Pesan Yang Disampaikan Kapolres Serang
Perbaikan diawali dengan membongkar aspal yang rusak di empat titik dan memberikan perkerasan agregat secara berlapis untuk meningkatkan ketahanan struktural aspal Hotmix.
“Tim kami akan berusaha semaksimal mungkin memperbaiki jalan agar masyarakat nyaman dalam berlalu lintas. Penanganan jalan berlubang ini merupakan bagian dari program pemeliharaan jalan provinsi,” terang petugas UPTD Seragon di lapangan.
Ditambahkan, perbaikan ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya. Pada bulan Juni lalu, telah dilakukan pembangunan betonisasi dengan kuat lentur Flextural Strength sebesar 45 kg/cm², setara dengan beton mutu K-400. Namun, untuk bibir lintasan rel, harus menggunakan aspal sesuai ketentuan dari KAI, tutur petugas Seragon.
Langkah cepat UPTD PJJ Seragon ini disambut baik oleh petugas pos Rel Kereta Bogeg, Sarwata (17/10). Menurutnya, pihaknya sering menerima keluhan dari masyarakat atas kondisi jalan yang rusak.
Baca Juga:
Ambruk Mendadak, Bangunan Parkir di Koja Timpa Lima Kendaraan Warga
“Saya menduga kerusakan ini akibat banyaknya arus kendaraan bermuatan over, seperti dump truk bermuatan tanah,” terangnya. Dengan perbaikan ini, diharapkan masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.












