SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang melalui seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Carenang. Tidak hanya fokus pada penanganan fisik dan normalisasi lingkungan, Pemkab Serang juga mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan berupa sembako dan makanan siap saji bagi warga yang terdampak banjir. Salah satu OPD yang turut ambil bagian adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang.
DPMPTSP Kabupaten Serang menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari selama masa tanggap darurat banjir.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang, Wawan Ikhwanudin, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh OPD diminta untuk bergerak cepat dan bersinergi dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
“Kami menyalurkan bantuan sembako di Kecamatan Carenang atas perintah pimpinan, dalam hal ini Ibu Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, agar bersama-sama mengurangi beban masyarakat korban terdampak banjir. Ini adalah wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Wawan Ikhwanudin melalui keterangannya pada Jumat, 6 Februari 2026.
Banjir yang melanda wilayah Carenang diketahui terjadi akibat meluapnya Sungai Cidurian sejak Senin, 26 Januari 2026. Luapan sungai tersebut menyebabkan air merendam permukiman warga dan aktivitas masyarakat lumpuh di beberapa desa. Kondisi ini berlangsung cukup lama sehingga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.
Tercatat, banjir merendam rumah warga di tiga desa, yakni Desa Pamanuk, Desa Carenang, dan Desa Mekarsari. Di Desa Pamanuk, banjir merendam sejumlah kampung seperti Kampung Biongbong Ciguha, Kampung Biongbong Pintu, serta Kampung Kedokan Porang. Sementara di Desa Carenang, wilayah yang terdampak meliputi Kampung Ciguha, Kampung Kedung Melati, dan Kampung Carenang. Adapun di Desa Mekarsari, banjir menggenangi Kampung Salawe dan Kampung Bojong Warna, dengan kondisi terparah terjadi di Kampung Salawe.
Air yang menggenangi permukiman warga tidak hanya merusak rumah dan perabotan, tetapi juga mengganggu akses jalan, kegiatan pendidikan, serta mata pencaharian masyarakat. Banyak warga terpaksa mengungsi atau bertahan di rumah dengan keterbatasan logistik, sehingga bantuan sembako menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Baca Juga:
DPR Apresiasi Peran Polri dalam Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional
Pejabat Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Madya pada DPMPTSP Kabupaten Serang, Arifin Turga Atmaja, menjelaskan bahwa bantuan sembako yang disalurkan oleh DPMPTSP diserahkan melalui Pemerintah Kecamatan Carenang. Selanjutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan ke masing-masing desa untuk dibagikan secara merata kepada warga terdampak banjir.
“Bantuan kami serahkan melalui kecamatan agar pendistribusiannya lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. Pemerintah kecamatan dan desa tentu lebih mengetahui kondisi dan kebutuhan warga di lapangan,” jelas Arifin.
Ia merinci bahwa bantuan yang diberikan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, antara lain beras, makanan instan, makanan siap saji, air mineral, serta bahan baku untuk dapur umum seperti telur dan kebutuhan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa pemulihan pascabanjir.
“Kemarin kita menyalurkan bantuan berupa beras, makanan instan, makanan siap saji, air mineral, serta bahan baku dapur umum seperti telur dan lainnya. Semua ini disiapkan agar warga tetap dapat memenuhi kebutuhan makan sehari-hari,” tambahnya.
Menurut Arifin, dari jumlah bantuan yang disalurkan, DPMPTSP Kabupaten Serang memperkirakan dapat menjangkau sekitar 1.000 jiwa warga terdampak banjir. Bantuan makanan siap saji menjadi salah satu prioritas karena dapat langsung dikonsumsi oleh warga tanpa harus melalui proses pengolahan yang rumit.
“Untuk makanan siap saji, bantuan dari kami bisa memenuhi kebutuhan sekitar 1.000 jiwa warga terdampak. Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Serang terus mengimbau seluruh OPD, relawan, serta elemen masyarakat untuk saling bersinergi dalam penanganan bencana. Selain penyaluran bantuan, Pemkab Serang juga terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi guna mencegah terjadinya banjir susulan.
Baca Juga:
Dirgahayu ke-87 RSDP Serang: Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas
Melalui bantuan yang disalurkan oleh DPMPTSP ini, Pemkab Serang berharap dapat memberikan dukungan moril dan materil kepada masyarakat Kecamatan Carenang agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi musibah. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di saat-saat sulit seperti bencana alam.












