SERANG – Tragedi meninggalnya balita Umar Ayyasy, yang diduga akibat penolakan pasien di RS Hermina Ciruas, mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang untuk bertindak cepat. Mereka berjanji akan melakukan investigasi mendalam terkait dugaan penolakan pasien yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.
“Tentu kita akan melakukan investigasi terkait insiden pasien tersebut,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Rahmat Fitriadi, menunjukkan keseriusan pihaknya dalam menanggapi kasus yang menjadi sorotan publik ini.
Namun, Rahmat mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai insiden yang menyebabkan Umar, balita berusia tiga tahun, meninggal dunia pada Jumat (5/9/2025).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih perlu mengumpulkan informasi dan data dari berbagai pihak terkait.
“Kalau sekarang kan kita masih tanya kronologis nya dan lain-lain, dan juga tentu kami berkomunikasi pihak rumah sakit dengan keluarga pasien,” ucapnya, merinci langkah-langkah awal yang akan diambil dalam proses investigasi.
Baca Juga:
Jalan Cirabit Lumpuh, Dua Jalur Dikuasai Pedagang Pasar Mambo
“Jadi nanti gini, kita investigasi dulu semuanya, informasi dari pihak keluarga, pihak rumah sakit, nah itu harus kita tahu dulu, sehingga data-data itu bisa membuat suatu analisa kejadian sebenarnya,” sambungnya, menekankan pentingnya mendapatkan gambaran yang komprehensif sebelum menarik kesimpulan.
Rahmat juga belum bisa memastikan kapan penelusuran ini akan selesai, mengingat kompleksitas kasus dan perlunya koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kalau sampai kapan kita tidak bisa menentukan, tapi sesegera mungkin,” jelasnya, memberikan jaminan bahwa Dinkes akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan investigasi secepatnya.
Untuk melaksanakan investigasi ini, Rahmat menuturkan bahwa tim yang diturunkan terdiri dari anggota Dinkes Kabupaten Serang bidang mutu, yang memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan.
Saat ditanya mengenai prosedural penolakan pasien BPJS, ia belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, mengingat proses investigasi masih berjalan dan pihaknya masih perlu mengumpulkan data dari pihak rumah sakit.
Baca Juga:
Tingkatkan Sinergitas, PWI Banten Sambangi Wakil Walikota Serang
“Jadi kita harus tahu dulu, maka kita cari tahu dulu datanya dari pihak rumah sakit seperti apa,” pungkasnya, menegaskan komitmen Dinkes untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terkait kasus ini.















