SERANG – Di era digital yang serba canggih, tradisi menjaga kampung melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) mulai tergerus. Namun, di tengah gempuran modernisasi, Koramil 0602-21/Kopo hadir sebagai “penyelamat” dengan menggerakkan kembali semangat Siskamling di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Babinsa menjadi “pelita” yang menerangi jalan, mengajak warga untuk kembali menghidupkan tradisi leluhur demi keamanan dan kenyamanan bersama.
“Kami ingin menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga kampung,” ujar Kapten Inf Jakson Beay, Danramil 0602-21/Kopo, dengan nada penuh harap. “Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga negara.”
Bersama Bhabinkamtibmas, Kapten Jakson terjun langsung ke tengah masyarakat. Mereka tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga merangkul, mendengarkan, dan membangun kepercayaan. Pendekatan humanis ini ternyata ampuh membangkitkan kembali kesadaran warga akan pentingnya Siskamling.
“Dulu, Siskamling di sini sudah mati suri. Tapi, setelah Babinsa datang dan memberikan penjelasan, kami jadi semangat lagi,” ungkap Pak Jono, seorang tokoh masyarakat Desa Kareo, dengan wajah berseri-seri.
Siskamling yang dihidupkan kembali bukan hanya sekadar “ronda malam”. Lebih dari itu, Siskamling menjadi ajang silaturahmi, mempererat tali persaudaraan, dan membangun komunikasi yang efektif antar warga.
Baca Juga:
Perumda Tirta Al-Bantani Raih Anugerah Badan Publik Informatif KIP 2025
Dengan saling mengenal dan saling peduli, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah sedini mungkin.
“Dulu, kami sering merasa was-was kalau meninggalkan rumah saat malam hari. Tapi, sekarang kami merasa lebih tenang karena ada Siskamling,” ujar Ibu Ani, seorang ibu rumah tangga yang aktif mengikuti kegiatan Siskamling.
Kapten Jakson menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari pembinaan teritorial. Babinsa hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat, penasihat, dan motivator.
“Kami ingin Babinsa menjadi bagian dari solusi bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.
Semangat Siskamling yang kembali berkobar di Desa Kareo menjadi bukti bahwa tradisi luhur bangsa Indonesia masih relevan di era modern.
Baca Juga:
Jembatan Ambruk di Pandeglang Lumpuhkan Akses Warga, Pemkab Kesulitan Dana Perbaikan
Dengan gotong royong dan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, keamanan dan kenyamanan dapat diwujudkan. Mari kita jadikan Desa Kareo sebagai inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia.
















