JAKARTA – Sebuah berita unik datang dari dunia maritim, Pakistan menghibahkan fregat rudal PNS Tariq (eks HMS Ambuscade, Type 21) ke sebuah badan amal di Inggris. Kapal perang yang dulunya gagah di lautan ini, kini akan menempuh perjalanan 9.600 km dari Karachi menuju Sungai Clyde, Skotlandia, untuk diubah menjadi museum terapung dan pusat edukasi.
Langkah ini terbilang tak lazim, mengingat Inggris adalah negara dengan kekuatan maritim yang besar.
Namun, kapal yang dihibahkan bukanlah kapal aktif, melainkan kapal yang sudah pensiun.
Clyde Naval Heritage (CNH), badan amal penerima hibah, memiliki misi ambisius untuk melestarikan sejarah pembuatan kapal di Sungai Clyde. HMS Ambuscade, fregat Type 21 yang dibangun di galangan kapal Yarrow Shipbuilders, Scotstoun, memiliki sejarah panjang.
Diluncurkan pada tahun 1973 dan bertugas di Royal Navy sejak 1975, kapal ini bahkan terlibat aktif dalam Perang Falkland (Malvinas) tahun 1982.
Pada tahun 1993, kapal ini dijual ke Angkatan Laut Pakistan dan berganti nama menjadi PNS Tariq (D181). Setelah tiga dekade bertugas, kapal ini dipensiunkan pada tahun 2023.
Baca Juga:
Sekolah Rakyat Banten Diresmikan, Harapan Baru untuk Generasi Muda!
“Warisan pembuatan kapal Clyde merupakan simbol kuat inovasi, keahlian, dan kekuatan industri Skotlandia. Kami bermaksud memanfaatkan warisan tersebut untuk mendorong regenerasi wilayah yang telah mengalami penurunan signifikan. Tujuan langsung kami adalah mengembalikan bekas HMS Ambuscade (PNS Tariq) dari Pakistan ke Clyde,” kata juru bicara CNH.
Modernisasi Canggih Sebelum Pensiun
Sebelum dipensiunkan, PNS Tariq sempat menjalani modernisasi ekstensif. Sistem persenjataan diganti dengan yang lebih canggih, termasuk rudal anti-kapal Harpoon, sistem pertahanan jarak dekat (CIWS) Phalanx, dan bahkan beberapa unit dipersenjatai dengan rudal anti-udara Sea Dart.
Namun, ada satu hal yang tak bisa diubah: sistem propulsi COGOG (Combined Gas Turbine Or Gas Turbine) yang boros. Sistem ini, yang menggunakan turbin gas Rolls-Royce Olympus yang мощный untuk kecepatan tinggi, dikenal sangat haus bahan bakar.
Biaya operasional yang tinggi inilah yang menjadi salah satu alasan utama Pakistan mempensiunkan seluruh fregat Tariq class.
Terlepas dari “kekurangannya,” hibah ini menjadi simbol hubungan erat antara Pakistan dan Inggris, yang telah terjalin sejak Pakistan merdeka dari Inggris pada tahun 1947.
Baca Juga:
Zaldi Dhuhana Jadi Sekda Serang: Bupati Bantah Isu Jual Beli Jabatan!
Kini, HMS Ambuscade/PNS Tariq akan memulai babak baru sebagai pengingat sejarah maritim yang kaya.
















