TANGERANG – Menyikapi tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Tangerang, jajaran Polsek Cikupa bersama Polresta Tangerang segera bergerak cepat melaksanakan monitoring di Perumahan Griya Yasa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu malam, 17 September 2025, ini menjadi respons sigap atas genangan air yang mencapai ketinggian 15 cm hingga 1 meter di beberapa titik perumahan tersebut.
Tepat pukul 23.00 WIB, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikupa Kompol Johan Armando Utan, S.I.K., M.H., mulai menyisir area terdampak.
Turut serta dalam patroli kesiapsiagaan ini adalah AKP Sri Raharja, S.H. (Ps. Kasat Pol Air), Iptu Dhira Wira Prasasta S.Tr.K. (Kanit Regident Sat Lantas), Ipda Syaiful Rusdiansyah, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Cikupa), serta sejumlah personel gabungan dari Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa, menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keselamatan warga.
Dari hasil pemantauan di lapangan, genangan air terparah terpantau di wilayah RW 05 (meliputi RT 02 hingga 07) dan RW 06 (RT 02 hingga 05) Perum Griya Yasa. Banjir ini diketahui disebabkan oleh luapan Sungai Cirarap, yang mengalir di perbatasan wilayah hukum Polsek Cikupa, Curug, dan Jatiuwung.
Baca Juga:
Istana Cari Solusi Pembayaran Utang Kereta Cepat Whoosh Tanpa APBN, Sinyal Perluasan Rute ke Surabaya Menguat
Meskipun demikian, tim mencatat adanya kabar baik: debit air mulai menunjukkan tanda-tanda penyusutan saat kegiatan monitoring berlangsung, memberikan sedikit kelegaan di tengah kekhawatiran warga.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa, Kompol Johan, menegaskan kembali esensi kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian dan edukasi kamtibmas,” ujarnya.
Kompol Johan menambahkan, “Polri akan senantiasa hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga terus mengingatkan warga agar selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi potensi bencana banjir, terutama di musim penghujan ini.”
Baca Juga:
Renovasi 500 Rutilahu di Bandung: Kolaborasi Sukses Pemkot dan Yayasan Buddha Tzu Chi
Melalui kegiatan proaktif seperti ini, kedekatan antara Polri dan masyarakat semakin erat terjalin. Terciptanya komunikasi dua arah yang efektif menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, terutama saat menghadapi tantangan alam seperti banjir.












