• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Cesium-137 Hantui Laut Cina Selatan: Kapal Terlantar Picu Kekhawatiran Global Soal Limbah Radioaktif

Insiden Ini Ungkap Lemahnya Pengawasan Perdagangan dan Penanganan Limbah Berbahaya di Kawasan Asia Tenggara

Yustinus Agus by Yustinus Agus
30/10/2025
0
Cesium-137 Hantui Laut Cina Selatan: Kapal Terlantar Picu Kekhawatiran Global Soal Limbah Radioaktif
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, 30 Oktober 2025 – Sebuah insiden yang mengkhawatirkan tengah menjadi sorotan di kawasan Laut Cina Selatan (LCS). Sebuah kapal yang membawa muatan berbahaya berupa debu seng (zinc dust) yang terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 dilaporkan terdampar di perairan Filipina, memicu perdebatan sengit tentang siapa yang harus bertanggung jawab atas kargo berisiko tinggi tersebut.

Kisah ini bermula ketika perusahaan dagang asal Tiongkok, Zannwann International Trading Company, mengekspor 23 kontainer debu seng ke Filipina. Namun, perjalanan kargo ini tidak berjalan mulus.

Sesampainya di Indonesia, otoritas setempat menolak muatan tersebut setelah pengujian mengungkap adanya kontaminasi Cesium-137, sebuah isotop radioaktif yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Setelah ditolak oleh Indonesia, kapal tersebut seharusnya kembali ke SteelAsia Manufacturing, sebuah perusahaan produsen baja terbesar di Filipina yang berlokasi di Provinsi Batangas. Namun, SteelAsia menolak mentah-mentah temuan tersebut dan menyebutnya “tidak berdasar”.

“Material tersebut hanyalah produk sampingan dari produksi baja dan kami tidak memiliki kemampuan atau peralatan untuk menangani limbah radioaktif,” tegas SteelAsia, seperti dilansir Newsweek.

Perseteruan semakin memanas ketika Lembaga Riset Nuklir Filipina (PNRI) memerintahkan SteelAsia untuk mengambil alih kontainer tersebut dan menguburnya di lokasi Batangas.

Baca Juga:
Operasi Patuh 2025: Polri Tegas Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Perusahaan baja itu pun keberatan, dengan alasan bahwa mereka tidak memiliki peralatan yang memadai untuk menangani limbah radioaktif, yang dapat menimbulkan bahaya kesehatan bagi masyarakat setempat.

Akibat kebuntuan ini, Steel Asia memutuskan untuk menghentikan operasinya secara sukarela sebagai bentuk kehati-hatian. Sementara itu, kargo berbahaya tersebut terombang-ambing di lepas pantai Filipina, menunggu kejelasan dari badan pemerintah yang berwenang.

“Kontainer-kontainer ini bukanlah bahaya yang besar bagi publik karena radiasi di luar kontainer sangat kecil,” klaim Direktur PNRI, Carlo Arcilla, berusaha meredakan kekhawatiran publik.

Namun, pernyataan tersebut tidak serta merta menghilangkan kekhawatiran. Cesium-137 dikenal sebagai isotop radioaktif yang sangat beracun dan merupakan produk sampingan umum dari fisi nuklir. Paparan jangka panjang terhadap zat ini dapat meningkatkan risiko kanker, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Insiden ini menambah daftar panjang masalah terkait limbah industri di kawasan ini. Bulan lalu, Cesium-137 juga ditemukan pada produk udang beku Indonesia. Setelah diselidiki, inspektur pemerintah Indonesia menemukan bahwa kontaminasi tersebut berasal dari partikel udara dari produsen baja di dekatnya.

Kasus kapal yang membawa Cesium-137 ini menjadi pengingat yang jelas tentang pentingnya pengawasan ketat terhadap perdagangan internasional dan penanganan limbah berbahaya.

Baca Juga:
50 Anak di Jawilan Dapat Khitanan Gratis dari Polres Serang

Masyarakat internasional menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan insiden ini, serta langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat untuk melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Previous Post

Badai PHK Hantam Dunia Usaha: Nestlé, Pizza Hut, hingga Amazon Pangkas Ribuan Karyawan!

Next Post

Inovasi Pupuk “Pak Bhabin”: Polres Serang Dorong Pertanian Ramah Lingkungan dengan Sentuhan Vulkanik

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id